Terima Kasih Telah Berkunjung ke Unclebonn.com unclebonn.com

Thursday, February 19, 2026

Tanggung Jawab Guru Kepada Sekolah

https://www.unclebonn.com/2026/02/tanggung-jawab-guru-kepada-sekolah.html

Secara etika dan moral seorang guru perlu menjaga sikap dan tutur katanya atau dengan kata lain guru perlu menjaga marwah dirinya.  Ia perlu membangun keteladanan yang organik bukan sekedar pencitraan diri.


Lebih lanjut, seorang guru perlu menjadi seorang pribadi yang profesional dan melayani kalau meminjam ajaran Yayasan Astra (YPA-MDR). Dengan kata lain, guru tidak hanya profesional-nya yang dituntut tapi memiliki keterpanggilan dalam melayani, memenuhi, dan menyelesaikan permasalahan muridnya. 


Segala sesuatu yang dilakukan secara terus menerus akan memengaruhi preferensi masyarakat


Baca Juga : Wibawa Guru


Secara profesionalitas, guru juga perlu dan terus mengembangkan dirinya. Dalam bahasa tren hari ini guru akan selalu meng-upgrade dirinya dengan pengetahuan yang up to date - terkini.


Nah, ketika guru memiliki karakter positif dan sekolah memiliki kualitas yang mumpuni tentu akan berdampak meningkatkan trust (kepercayaan) masyarakat. Ini yang harus menjadi komitmen diri dan kolektif segenap guru. 


Sekolah Butuh Citra Positif dan Pencitraan 


Output sikap profesionalitas dan kualitas pembelajaran dibuktikan dengan serapan lulusan. Misalnya bagi sekolah kejuruan (SMK). Penyajian data lulusan atau serapan lulusan melalui tracer study merupakan bagian yang positif dari citra sekolah. Ini akan menggambarkan profil lulusan SMK - salah satu indikatornya.


Baca Juga : Muara dari Dedikasi, Cerita Inspirasi Tiga Guru SMK Negeri 1 Pandawai yang Lulus PPPK


Sasaran pengembangan SMK saat ini bermuara pada tiga hal utama atau dikenal dengan istilah BMW (Bekerja, Melanjutkan Pendidikan dan Berwirausaha) melalui rumus 8 + i untuk mewujudkan tujuan sekolah impian.


Sehingga apapun visi sekolah harus mengacu pada dua hal tersebut. Dengan pemahaman ini maka guru-guru wajib mengambil peran. 


Salah satu peran yakni bagaimana membagi informasi positif tentang perkembangan sekolah seperti : program-program sekolah, kegiatan-kegiatan intrakurikuler,  kokurikuler dan ekstrakurikuler yang memang dibutuhkan masyarakat. 


Baca Juga : Pertarungan Guru Hari Ini


Kenapa itu mesti dilakukan secara rutin? Biar masyarakat bisa menilai dan memilih sekolah impian bagi masa depan anak mereka.  


Kekuatan Sosmed 


Kita menyadari bahwa saat ini kita sedang mencari peluang cuan dari FB Pro (Facebook Profesional-red). Alangkah baiknya kegiatan sekolah terus menjadi bagian dari eksistensi kita di dunia maya. Dititik ini saya katakan guru merupakan duta sekolah. Singkatnya kalau mau ngonten jangan lupa sekolahmu.


Biar kita ketahui bersama bahwa segala sesuatu yang dilakukan secara terus menerus akan memengaruhi preferensi masyarakat. 


Baca Juga : Kesejahteraan Guru


Mau tahu lagi? Saat ini jumlah siswa menentukan kesejahteraan guru dan kemajuan satuan pendidikan. Karena kuota dana BOS,  tambahan penghasilan guru (TPG) bagi guru-guru bersertifikat pendidik tergantung dari banyak tidaknya rombongan belajar (kelas). Mau banyak rombongan kelas mesti banyak siswanya. 


Oleh karena itu, mari kita bekerja kolaborasi dalam membangun ekosistem sekolah yang berkarakter, profesional dan akademis. Sehingga sekolah kita menjadi sekolah yang diminati dan menjadi pilihan utama bukan second class | Salam Damai

Wednesday, February 18, 2026

Kekuatan Mimpi Ala Bupati Kupang, Yosef Lede

https://www.unclebonn.com/2026/02/kekuatan-mimpi-ala-bupati-kupang-yosef.html

Kekuatan mimpi atau the power of dream itu nyata. Banyak pemimpin besar dunia lahir dan dikenang karena mimpi-mimpi mereka di masa muda. Dan mereka berhasil mewujudkannya setelah memiliki kekuasaan politik. 


Bukti nyata saat ini dari mimpi seorang Bupati Kupang, Yosef Lede.  Beliau punya mimpi seperti ini.


Saat menjadi ketua DPRD Kabupaten Kupang beliau sudah bermimpi bagaimana kalau seluruh Kabupaten Kupang baik camat maupun lurahnya dari alumni IPDN. Saat itu tidak terwujud karena beliau belum mendapatkan kekuasaan yang otonom. 


Baca Juga : Etika Dalam Kepemimpinan


Dan ketika menjabat sebagai Bupati Kupang periode 2025-2030, beliau berhasil mewujudkan mimpinya itu. Tanggal 30 Desember 2025 menjadi sejarah baru Kabupaten Kupang dan bahkan Indonesia, beliau melantik 24 camat dan 17 lurah dengan latar belakang lulusan IPDN. Bupati Kupang, Yosef Lede secara bijak mengatakan bahwa sekarang bukan mimpinya lagi melainkan mimpi bersama dengan Wakilnya, Aurum Titu Eki


Beliau juga menjelaskan bahwa tidak ada motif politik, tidak ada pemikiran yang primordial (SARA) semua demi wujudkan Kabupaten Kupang Emas


Baca Juga : New Hope (Harapan Baru untuk Sumba Timur)


Sekarang NTT juga bisa menjadi kiblat transformasi birokrasi dan menerapkan sistem merit dalam melaksanakan roda pemerintahan untuk melayani dan mensejahterakan rakyatnya.


Teman-teman kenapa saya aktif menulis tentang transformasi kepemimpinan Bupati Kupang?

 

Ini positif dan Indonesia harus tahu tentang ini. Tugas kita adalah berbagi hal positif agar mungkin bisa dijala oleh pemimpin daerah lain atau bagi pemimpin-pemimpin muda yang akan datang.


Baca Juga : Bertemu Lagi dengan Bapak Bupati Sumba Timur di Lombok


Pada akhirnya kita bisa mengambil kesimpulan bahwa kekuasaan tidak sekedar sharing power politik tapi bagaimana menempatkan orang sesuai kompetensinya (the right man on the right place.) 

Salam Damai 

Bagaimana Membuat Lapak Facebook Profesional yang Asyik?

https://www.unclebonn.com/2026/02/bagaimana-membuat-lapak-facebook.html

Pertanyaan yang kerap muncul terkait mewabahnya FB Pro alias Facebook Profesional adalah bagaimana membuat lapak facebook profesional yang asyik? Jawabannya relatif. Tergantuk disiplin, konsesten, kreatif dan banyak ide. 


Saya menggambarkan 🄵🄱 🄿🅁🄾 (Facebook Profesional-red) sebagai sebuah lapak, tempat jualan. Lantas bagaimana kita menjadikan lapak kita laris manis? 


Mau bekin asyik lapak kita itu gampang-gampang susah. Seperti yang saya tulis sebelumnya - 𝘔𝘦𝘮𝘣𝘢𝘯𝘨𝘶𝘯 𝘗𝘦𝘳𝘴𝘰𝘯𝘢𝘭 𝘉𝘳𝘢𝘯𝘥𝘪𝘯𝘨.


Baca juga terkait Fenomena Facebook : Akrab di Facebook Masa Bodoh Saat Berpapasan


- dijelaskan bahwa facebook itu lebih mudah dan memungkinkan semua orang untuk memperoleh cuan. Namun semudah-mudahnya facebook tetap saja membutuhkan konten-konten yang berkualitas.  Sehingga pada akhirnya konten-konten itu di-monetize oleh boss besar kita Meta.


Nah biar bikin konten kita asyik dan menjadi pusat perhatian menurut saya ada beberapa cara:


𝐏𝐞𝐫𝐭𝐚𝐦𝐚,  konten-konten harus berkualitas secara visualisasi dan suara. Videonya tidak goyang, terang dan suaranya jelas.


𝐊𝐞𝐝𝐮𝐚, video singkat sesuai kaidah atau standar facebook. Soal ini kita butuh lliterasi. 


𝐊𝐞𝐭𝐢𝐠𝐚, membalas komentar teman dan berkomentar di-akun Facebook teman serta memberi reward dalam bentuk apa saja.


𝐊𝐞𝐞𝐦𝐩𝐚𝐭, difollow dan folloback. Ini seperti menjadi kesadaran umum. 


Baca Juga  Artikel Lain : Menua Bersama di Sosial Media


Teman-teman di dunia maya para netizen bisa berubah perilaku itu bukan keanehan. Kita bisa sok kenal - sok dekat (🆂🅺🆂🅳) dan perilaku ini lumrah.  


Di facebook kita tidak bisa sok cool tapi menjadi orang yang interaktif bahkan jadi super aktif.  Semakin aktif semakin meraup cuan. Begitulah kira-kira paradigma dunia kreatif saat ini.


Baca Juga : 𝗧𝗿𝗶𝗸 𝗠𝗲𝗺𝗲𝗻𝘂𝗵𝗶 𝗧𝗮𝗻𝘁𝗮𝗻𝗴𝗮𝗻 𝗕𝗶𝗻𝘁𝗮𝗻𝗴 𝗠𝗶𝗻𝗴𝗴𝘂𝗮𝗻!


Tuesday, February 17, 2026

Video Praktik Lapangan Konsentrasi Keahlian Nautika Kapal Penangkapan Ikan SMK Negeri 1 Pandawai

https://www.unclebonn.com/2026/02/video-praktik-lapangan-konsentrasi.html

Ini merupakan video pelaksanaan praktik lapangan konsentrasi keahlian Nautika Kapal Penangkap Ikan (NKPI) di Pantai Walakiri, Kelurahan Watumbaka, Kecamataan Pandawai, Kabupaten Sumba Timur. Praktik ini dilaksanakan kurang lebih dua hari. Kami bekerja sama  dengan nelayan mitra yang ada di lokasi praktik. Praktik menggunakan dua perahu gandeng. Peserta dan guru berjumlah enam orang dan dua orang nelayan. 


Kami menggunakan dua jenis alat tangkap yaitu trammel net (jaring insang tiga lapis) dan jaring insang biasa. Jaring insang biasa ini bahan webbingnya dari senar dan masyarakat lokal menyebutnya pukat


Berikut video yang bisa kami tayangkan saat penangkapan berlangsung dan perjalanan pulang ke pangkalan. 



Memang kalau dilihat NKPI kami masih sederhana. Namun dalam kesederhaan ini kami tetap berusaha melakukan yang terbaik. Anak-anak diajarkan bagaimana memiliki sikap kerja, disiplin serta pengetahuan dan keterampilan teknis terkait pengoperasian alat tangkap. 


Baca Juga : Lulusan NKPI SMK Negeri 1 Pandawai Siap Menjadi Tuan di Rumah Sendiri


Periode pertama, dua hari lalu terkait pelaksanaan praktik lapangan penangkapan ikan yang dimulai tanggal 13-14 Februari 2026 merupakan waktu yang tepat untuk melakukan analisa sekaligus mengambil keputusan  untuk kegiatan praktik-praktik yang akan datang. Hasil praktik ini akan direkomendasikan kepada tim seperti apa format yang akan dilakukan pada kegiatan berikutnya. 


Kegiatan praktik ini tidak sekedar praktik tapi harus menghasilkan uang. Jadi efisiensi penggunaan anggaran pembiayaan praktik harus benar-benar diperhitungkan. 


Praktik ini sebagai bagian dari kegiatan intrakurikuler sekaligus berhubungan dengan ditunjuknya SMK Negeri 1 Pandawai sebagai salah satu dari tujuh SMK di Nusa Tenggara Timur dalam program SMK Unggulan Potensi Daerah. Bantuannya yang diberikan dalam konsep kewirausahaan sehingga harus terus dikembangkan. 



Dengan kondisi ini konsentrasi keahlian NKPI harus berusaha sebisa mungkin untuk mengelola dana tersebut dan jangan sampai merugi. Tanggung jawab yang besar ini dibutuhkan tim yang cekatan, solid dan mampu bekerja sama sesuai ketentuan-ketentuan kurikulum atau pembelajaran yang berlaku atau aturan sekolah.*


Baca Juga : Bukan Sekedar Prakerin Ini Pertarungan Obsesi Para Kartini, Bung!


Pekerja Keras yang Tak Terlihat. Siapakah Dia?

https://www.unclebonn.com/2026/02/pekerja-keras-yang-tak-terlihat.html

Banyak sosok hebat disekitar kita namun mereka bekerja dalam senyap dan enggan untuk memublikasi kerja-kerja mereka.  Mereka jauh dari jangkauan publik. Namun beda dengan guru lain. Saya sendiri merupakan salah satu pribadi yang aktif di sosial media.  Banyak kegiatan yang kerap saya share melalui akun facebook milik saya. Terutama kegiatan-kegiatan sekolah. 


Pertanyaannya apakah karena Facebook Profesional alias FB Pro menghasilkan cuan? Ada sih niatnya. Namun, saya sudah aktif sejak 2009 dan mulai rutin menulis sejak tahun 2011 di facebook. Nah dan sampai saat ini masih aktif menulis. 


Baca Juga : Apakah Yayasan Astra Bagi-bagi Duit kepada Guru dan Kepala Sekolah di Sekolah Binaan Mereka?


Namun saya kerap menulis tentang sosok-sosok yang menjadi inspirator bagi banyak orang dan sosok-sosok yang juga menjadi inspirasi bagi saya sendiri. Entah mereka yang sudah dikenal secara luas ataupun belum. Saya kerap menulis tentang mereka sebagai bagian dari tanggung jawab moral saya. Bagi saya mereka merupakan orang-orang yang melakukan pekerjaan besar untuk kebaikan bersama dan harus diapresiasi.


Dan kali ini saya akan menulis tentang teman saya dari SMK Negeri 1 Pandawai. Beliau guru produktif Agribisnis Ternak Unggas sekaligus Ketua Program Studi / Konsentrasi Keahlian-nya.


Ini teman saya namanya Marleni A. R. K Toga, S.Pt, Kepro Agribisnis Ternak Unggas (ATU) SMK Negeri 1 Pandawai. Beliau alumnus Universitas Udayana, Bali.


Selain sebagai rekan kerja saya agak menghindar untuk berkonfrontir dengan ibu guru satu ini. Bisa-bisa kena mental.


Baca Juga : Integritas sebagai Fondasi dalam Membangun Ekosistem Kepemimpinan Pembelajaran di SMK Negeri 1 Pandawai


Ibu Leni (biasa ia disapa) merupakan pribadi yang supel, pekerja keras dan maksimal baik orientasi  produk maupun administrasi. Kedepan (selama tahun 2025 - 2029) dengan rencana intervensi besar-besaran dari Yayasan Pendidikan Astra-Michael D Ruslim : sudah dibangunnya kandang ayam petelur dengan kapasitas 300 ekor, rencana penambahan  kandang closed house untuk pemeliharaan Ayam Pedaging,  serta program pembuatan pakan ayam, dan beberapa program inovasi lainnya, saya tahu betapa besarnya tanggung jawab itu.


Sebagai rekan kerja,  saya selalu mendoakan dan berharap agar ibu Marleni Antoneta Rambu Kareri Toga, S.Pt selalu sehat dan diberkati dan kesehatan merupakan investasi mahal dan jangka panjang. 


Warga SMK Negeri 1 Pandawai bersyukur YPA - MDR sudah membantu sekolah ini secara finansial dan program. Lembaga ini sudah diberi kerangka kerja dan program. Kami hanya dituntut bekerja maksimal, komitmen dan produktif serta memiliki Core Value CERDAS yang pada akhirnya akan bermuara pada anak didik. 


Selamat barkarya Ibu Leni dan tim juga kita semua guru dan pegawai SMK Negeri 1 Pandawai. Kiranya semangat kebersamaan ditopang sikap profesionalitas menjadi dasar dalam membangun mutu dari aspek sikap, pengetahuan dan keterampilan.* Salam Damai,

Monday, February 16, 2026

Sampai Juara I Nasional Karena Yayasan ASTRA Membawa Paradigma Baru dalam Proses Pembelajaran di SMK Negeri 1 Pandawai

https://www.unclebonn.com/2026/02/sampai-juara-i-nasional-karena-yayasan.html

Pertama-tama saya ucapkan proviciat kepada dua siswa SMK Negeri 1 Pandawai atas nama Adelfina Kristiana Lobo Adele Lobo dan Orviton Umbu Yan yang berhasil meraih Juara I Tingkat Nasional pada Festival Inovasi dan Kewirausahaan Siswa Indonesia Kategori Rencana Usaha Bidang Agribisnis, Agroteknologi dan Kemaritiman. Proviciat juga buat Guru Pendamping, Ibu Fauziah Arbi Abdullah, S.Pi yang luar biasa.


Tentunya kami bangga dengan capaian ini dan prestasi ini tidak lepas dari dukungan Yayasan Astra


Setelah menjadi bagian dari sekolah binaan Yayasan Pendidikan Astra - Michael D. Ruslim, perubahan dimulai dengan mengubah  pola pikir, tata kelola kerja, motivasi kerja serta penguatan karakter melalui Core Value CERDAS (Cermat, Dinamis, Antusias dan Sinergis). 


Baca Juga tentang YPA-MDR di Sumba Timur : Cerdas Bersama Yayasan Pendidikan Astra Michael D Ruslim, Mari Mendulang Sukses di SMK Negeri 1 Pandawai 2024 - 2029


Lantas bagaimana me-manage dan mewujudkan visi, misi serta tujuan sekolah? Kami diperkenalkan oleh YPA-MDR tentang PDCA (Plan, Do, Check and Action). Dan bagaimana menilai kinerja sekolah? Melalui metode Observasi,  Wawancara dan Investigasi. 


Apa yang saya jelaskan di atas merupakan prinsip standar dalam mengelola sebuah sekolah (SMK) menuju sekolah unggul dalam lima tahun masa binaan atau pendampingan. 


SMK Negeri 1 Pandawai  saat ini berada di tahap proses swapraja dan sedang menanti hasil asesmen YPA-MDR tahun kedua masa pendampingan. Seperti apa hasilnya kita tunggu saja!


Prestasi yang diraih SMK Negeri 1 Pandawai ini tentu tidak lepas dari campur tangan banyak pihak dan kerja kolaborasi serta penciptaan ekosistem sekolah yang positif. Yayasan Astra juga sangat disiplin dalam program peningkatan prestasi melalui dua Guru Muda Garda Depan (GMGD)-nya yakni Viligius Abik ,S.Pd.,Gr sebagai perintis dan direalisasikan oleh Agung Setyawan, S.Psi - GMGD tahun kedua.


Baca Juga : Integritas sebagai Fondasi dalam Membangun Ekosistem Kepemimpinan Pembelajaran di SMK Negeri 1 Pandawai


Adelfina Kristiana Lobo sendiri itu juga merupakan siswi berprestasi. Dia adalah pelopor Core Value CERDAS dan kelasnya merupakan peraih Implementator Terbaik Karakter CERDAS dengan jangka waktu yang lama. Adel, biasa disapa juga pernah mengikuti lomba dibidang kesehatan via IG dan meraih juara I tk nasional. Anak ini memiliki karakter positif dan memiliki jiwa kepemimpinan (Student Agency). Adel dan Orviton merupakan siswa kelas XII konsentrasi keahlian Nautika Kapal Penangkap Ikan (NKPI).


Selain kerja keras guru pembimbing ada pihak-pihak internal sekolah yang mendukung dengan caranya masing-masing termasuk manajemen kepemimpinan sekolah yang visioner yang diterapkan oleh kepala sekolah SMK Negeri 1 Pandawai, Bpk. Nick Tenggu Dominik W. Tenggu, SH.,Gr.


SMK Negeri Pandawai untuk juara ditingkat nasional memang baru diraih tahun ini. Namun untuk tingkat Kabupaten maupun Provinsi yang diikuti oleh guru maupun siswa atau secara kelembagaan beberapa kali kami mendapatkan trofi untuk ajang lomba yang relate dengan program SMK. 


Baca Juga : Apa itu Forum Komunikasi Sekolah Binaan Yayasan Astra dan Apa Saja Apresiasinya?


Apakah juara menjadi tujuan akhir kami? Juara itu bonus dari proses kerja kami. Yang utama adalah kerja cerdas dalam menciptakan lulusan yang kompeten, kompetitif,  dan berkarakter sehingga bisa diserap oleh DUDI (Dunia Usaha/Dunia Industri). 


Kami memiliki komitmen bersama apapun yang diraih oleh guru maupun siswa semua atas nama sekolah karena sekolah yang berkualitaslah yang melahirkan insan-insan yang unggul. Insan-insan di dalamnya akan datang dan pergi namun sekolah akan tetap eksis. 


Di sekolah itu banyak mimpi, harapan, dan doa berkumpul dan bersatu untuk satu tujuan yaitu kebahagiaan dan kesejahteraan bersama. Mari kita rayakan. Bravo SMK Negeri 1 Pandawai*


Baca Juga : Apakah Yayasan Astra Bagi-bagi Duit kepada Guru dan Kepala Sekolah di Sekolah Binaan Mereka?

Hadirnya Piche Kota pada Penutupan Festival Golo Koe di Labuan Bajo

https://www.unclebonn.com/2026/02/pada.html

Piche Kota merupakan jebolan Indonesiaan Idol season 13, hadir memukau bagi warga Manggarai Barat dan sekitarnya saat konser di Waterfront City Labuan Bajo. Arena konser itu luas namun diisi penuh oleh penonton yang antusias untuk menyaksikan penampilan Piche Kota.


Festival Golo Koe Labuan Bajo atau Festival Golo Koe Maria Assumta Nusantara dilaksanakan secara rutin tiap tahun oleh Gereja Katolik Keuskupan Labuan Bajo. Karena event ini masuk dalam 100 Karisma Event Nasional maka tentu disupport oleh Kementerian Pariwisata RI.


Nah kita kembali ke Piche Kota. Dan ini terkait masa depan karir menyanyinya. 


Piche Kota punya fanbase yang fanatik tapi tulus. Fans Piche Kota lintas generasi, lintas etnik, dan lintas agama. Itu karena pergaulan dan pertemanan yang luas yang sudah dibangun saat sebelum Piche masuk Idol atau Indonesian Idol. 


Baca Juga : 𝗦𝗼𝗮𝗹 𝗣𝗶𝗰𝗵𝗲 𝗞𝗼𝘁𝗮!


Piche Kota juga aktif di organisasi Orang Muda Katolik (OMK) yang inklusif. Dia juga dikenal dekat sama imam-imam katolik bahkan keluarga rapatnya ada yang jadi imam katolik. 


Secara genetika Piche keturunan Timor (Atambua), Flores (Ende) dan Sumba (Sumba Barat Daya). Namun ia lebih dikenal sebagai anak Atambua. Wajar ya. Lahir dan besar di Atambua. 


Dari segi karakter Piche anak yang rendah hati dan dasarnya dia anaknya pendiam bukan anak yang ekstrovert seperti di depan layar kaca.


Piche Kota juga anak pejabat daerah di Atambua sana. Namun gaya hidupnya biasa-biasa saja alias sederhana. Kata Shakira Vier teman Idolnya, diawal perjumpaan mereka, Shakira kasihan sama Piche dengan kondisi Piche yang terlihat biasa-biasa saja malah meragukan kemampuan menyanyi Piche. 


Seperti apa masa depan karir Piche? 


Piche punya potensi besar untuk eksis di blantika musik tanah air. Intinya tetap jaga sikap yang sederhana dan tulus, jauhkan dari star sindrom


Baca Juga : Catatan Anak NTT Tahun 2016 : Mario G Klau, Kebanggaan dan Asa Orang NTT


Yakin saja, itu bisa diatasi karena Piche seorang pendengar yang baik. Piche juga punya inner circle yang kuat seperti kakaknya yang selalu setia menemani dalam setiap konser Piche, dan menjadi anak angkatnya tante Yuni Siregar seorang pengusaha dan seorang penganut Katolik yang taat.


Kehadiran Piche Kota di Festival Golo Koe Labuan Bajo membuka jaringan ke keuskupan-keuskupan lain di Indonesia. Karena saat festival tersebut ada beberapa orang uskup juga hadir di sana. Kedepan jika ada event serupa dan diundang maka Piche perlu mengatur jadwal untuk hadir.


Soal seperti apa strategi masuk di industri musik Indonesia, Piche punya manajemen tentunya. Dia sudah pernah ikut ajang pencarian bakat terbesar di Indonesia dan penyanyi Cafe yang sudah paham mood para penikmat musik. 


Baca Juga : Mengapa Nia Ramadhani dan Suami Bisa Tersandung Kasus Narkoba?


Diakhir kata, Piche kamu memang tidak seperti Lyodra yang nyanyi pake teknik tinggi, tapi kamu dianugerahi suara yang berkarakter kuat dan merdu. Kamu bisa nyanyi semua genre dengan baik. Suaramu bisa bekin galau massal, bekin orang ceria bahkan bekin banyak orang jingkrak-jingkrak.  Kamu cocok dipanggung-pangung konser dan panggung-panggung pesta rakyat.


Seperti kata Raim Laode, saya, “duduk disamping bintang paling terang dari timur.” Kami juga berada bersama dengan kamu Piche Kota | Salam Damai 

Baca Juga : Lyodra Diprediksi Mampu Patahkan Kutukan Indonesian Idol

Sunday, February 15, 2026

Apa Itu Ekonomi Perhatian?

https://www.unclebonn.com/2026/02/apa-itu-ekonomi-perhatian.html

Guys pernah dengar konsep tentang ekonomi perhatian


Sebelum kita bahas secara sederhana sebenarnya kita semua sudah menjadi bagian dan pelaku ekonomi perhatian atau attention economy. Kita terlibat namun tidak memahami bahkan tidak tahu sama sekali gejala atau fenomena yang terjadi ini.


Lantas apa itu ekonomi perhatian atau attention economy? 


Ekonomi perhatian (attention economy) adalah konsep di mana perhatian manusia dianggap sebagai sumber daya yang langka dan bernilai, bersaing untuk mendapatkan dan memonetisasinya di tengah kelimpahan informasi digital saat ini.


Baca Juga : Lonceng Kematian dari Usaha Pertambangan


Kita pengguna platform media sosial adalah pembuat konten aktif dan yang kita buru yaitu perhatian dari netizen lain dengan tujuan mendapatkan perhatian sebanyak-banyaknya untuk tujuan di-monetisasi. Ending dari perburuan perhatian itu adalah cuan alias duit. Di tahap ini dapat dikatakan bahwa perhatian orang lain disebut sebagai komoditas ekonomi atau bisnis.


Ketika platform sosial media dijadikan arena ekonomi sebenarnya kita sudah memasuki ruang bebas untuk “berperang.” Berperang untuk mendapatkan perhatian. Jika bisnis diasosiasikan sebagai perang maka segala cara akan digunakan entah wajar maupun perilaku di luar nurul. 


Lantas kenapa itu bisa terjadi? Karena netizen sudah dicekoki ilusi-ilusi luxury yang ditawarkan oleh para content creator sukses. Dan terus terang saja tidak semua sukses ya.


Baca Juga : Seperti Apa Orang Sumba Menerima Tamu?


Guys, saat ini dengan adanya fenomena ekonomi perhatian perilaku netizen yang sebelumnya beda dan setelah ada tawaran menarik dari Meta atau Adsense


Diawal kemunculan sosial media adalah tempat “ngobrol” yang asyik. Namun ketika sudah menjadi komoditas bisnis orang sudah sangat selektif dalam berinteraksi, kehilangan simpatik bahkan respect. Yang ada di isi kepala mereka bahkan kita adalah take and give.  


Nah teman-teman,  konsep tentang ekonomi perhatian ini luas. Silahkan teman-teman membaca dari banyak sumber.  


Dan dari ulasan ringan ini dapat disimpulkan bahwa ekonomi perhatian dapat mengubah cara kita memandang dunia, karena algoritma membentuk realitas yang kita lihat, seringkali memprioritaskan konten yang sensasional atau negatif untuk mempertahankan perhatian. 


Baca Juga : Apa itu Forum Komunikasi Sekolah Binaan Yayasan Astra dan Apa Saja Apresiasinya?


Sekarang tinggal kita yang menentukan apakah terus mempertahankan jati diri atau tenggelam dalam ilusi-ilusi semu dan pada akhirnya melupakan jati dirinya. 


Salam Damai 

#ekonomiperhatian #attentioneconomy #opinibonefasiussambo #fyp #motivasi

Apa Bedanya Melakukan Pekerjaan Karena Hobi dan Melakukan Pekerjaan Karena Sebuah Tanggung Jawab?

https://www.unclebonn.com/2026/02/apa-bedanya-melakukan-pekerjaan-karena.html

Hobi itu bekerja karena merasa tertarik pada satu bidang tertentu.   Bekerja untuk diri sendiri atau bersama komunitasnya karena kecocokan pada hal yang sama. Dia hanya bertanggung jawab atas dirinya dan mungkin tidak berdampak hukum apabila terjadi sesuatu di lokasi "perkara". 


Hobi itu santai tanpa beban dan bekin happy serta benar-benar fokus pada pekerjaannya. Jika kita mau memburu target kita akan melakukan segala sesuatu sesuai kemampuan kita.


Namun beda ketika kita bekerja karena tanggung jawab pekerjaan.  Kita harus menyusun rencana, mengorganisir SDM (membuat jobdes), melaksanakan, kontrol lapangan dan evaluasi.


Baca Juga : Mengapa Guru Lost Control dan Melakukan Kontak Fisik kepada Muridnya?


Kita perlu berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait, kita perlu membuat petunjuk teknis pelaksanaan biar team work benar-benar memahami kondisi lapangan dan apa yang harus dikerjakan serta punya empati pada keamanan dan keselamatan pada anak didik yang kita bawa jika kita merupakan seorang guru. 


Bekerja secara prosedural terkesan kaku tapi ingat bekerja di lembaga mana pun atau perusahaan harus sesuai SOP. Tidak bekerja secara spontan atau moody.  Itu namanya bekerja tanpa arah. Bekerja auto pilot. Yang terjadi akan adanya kekacauan.


Baca Juga : SMK Negeri 1 Pandawai (Smart Vocational School) dan Jalan Menuju Sekolah Unggul pada Tahun 2029 melalui Yayasan Pendidikan Astra


Jika bekerja seperti itu lantas dari mana orang bisa mengevaluasi suatu pekerjaan jika tidak ada perencanaan yang jelas sampai ke tahap pengawasan atau apalagi tanpa indikator-indikator yang bisa diukur? 


Teman-teman sebagai guru dan cukup sering berada di lapangan kadang bisa seminggu bersama anak-anak di lapangan dengan kondisi dan tatanan sekolah yang sederhana.


Saya sudah mendapatkan suka dukanya.  Setiap anak memiliki keunikan masing-masing tentu kita perlu melakukan pendekatan yang berbeda-beda agar semua aman dan nyaman di lapangan. 


Tapi jika dia sudah punya hobi yang sama dan selaras dengan pekerjaannya dan apalagi dia paham dengan prinsip-prinsip instansi atau lembaga so pasti dia akan menjadi seorang manager yang hebat


Baca Juga : SMK Negeri 1 Pandawai Laksanakan Pendampingan Teknis Pembelajaran Mendalam Berbasis Ai


Namun dia hanya memiliki hobi untuk dirinya sendiri,  tidak mampu bekerja dalam tim, anti konsep dan moody jika bekerja dalam tim itu akan menjadi beban berat bagi hidupnya. 


Sering! Pemimpin hebat itu lahir dari pengalaman organisasi,  pribadi-pribadi yang sudah terpola dalam sebuah paradigma yang sistematis dan terstruktur. Mereka yang sudah terbiasa ditempa dalam sebuah lingkungan atau tatanan yang tertib dan terorganisir dengan baik* Salam Damai

Saturday, February 14, 2026

Apakah Yayasan Astra Bagi-bagi Duit kepada Guru dan Kepala Sekolah di Sekolah Binaan Mereka?

https://www.unclebonn.com/2026/02/apakah-yayasan-astra-bagi-bagi-duit.html

Saya mau jawab. Kadang-kadang orang selalu bilang sekolah binaan Astra pasti dapat fulus banyak. Atau kepala sekolahnya banyak pegang proyek.😀😀


Itu asumsi yang keliru bahkan salah. YPA-MDR bukan sinterklas, bossku. Yayasan ASTRA itu punya analisa setiap mengucurkan dana dan sangat ketat dalam sistem kontrolnya. 


Bantuan  yang diberikan itu untuk proses pembelajaran. Setiap program yang akan diintervensi YPA-MDR melalui EDS, Analisis SWOT dan melalu kerangka kerja yang jelas. Dan dana-dana tersebut ditangani langsung oleh mereka melalui staf mereka yang ditempatkan pada area binaan Yayasan Astra. Begitu bossku.


Apakah guru, kepala sekolah dan murid bisa dapat uang tunai?


Bisa dong. Asalkan guru, kepala sekolah dan murid harus punya prestasi baik secara individu maupun secara kelembagaan. Besaran nominalnya tergantung level prestasinya.


Baca Juga : Integritas sebagai Fondasi dalam Membangun Ekosistem Kepemimpinan Pembelajaran di SMK Negeri 1 Pandawai

 

Terus terang saja Yayasan Astra juga memberi apresiasi kepada lulusan guru penggerak dan pengajar praktik sesuai jenjang pendidikan. Nilainya lumayan besar bisa menyelesaikan beberapa persoalan finansial. 


Intinya kalau mau dapat uang harus berprestasi.  Dan kalau mau jadi guru berprestasi harus usaha keras, rajin belajar dan kerja cerdas.  


Dan apa yang menjadi tanggung jawab moral dari sekolah?


Guru-guru harus antusias menerima program-program mereka. Rela dengan sedikit korban waktu. Ikuti karakter CERDAS yang dibina selama setahun oleh YPA-MDR. Jangan mudah tersinggung kalau dievaluasi karena mereka punya standar sendiri. 


Intinya ikuti saja ritme YPA-MDR. Pasti ada reward-nya. Kita dapat banyak ilmu secara gratis. Mereka sangat profesional dan melayani.


Baca Juga : Implementator Terbaik Karakter Versi Yayasan Astra

Friday, February 13, 2026

Bertemu Lagi dengan Bapak Bupati Sumba Timur di Lombok


Hari ini Sabtu, 15 November 2025 saya dua kali bertemu dengan Bupati Sumba Timur, Bpk. Umbu Lili Pekuwali. Pertama, saat check in di Jakarta, dan kedua, saat transit di Lombok. 


Sebagai catatan, semua foto yang saya upload di facebook ini sudah mendapatkan ijin beliau. 


Bagi saya bertemu dengan orang nomor satu Sumba Timur itu hal yang langka apalagi diajak duduk searena. Karena saya orang biasa. 


Terbaru di Sumba Timur : KKP dan Pemkab Sumba Timur Hadirkan Program Pelatihan Berkelanjutan dan Pendampingan Tenaga Kerja dalam Proyek Integrated Shrimp Farming di Desa Palakahembi


Terus terang saja,hampir dua puluhan tahun di Sumba, saya belum punya kesempatan “seasyik” ini. Dan baru kali ini luar biasa, saya bisa berbagi cerita dalam suasana santai walau dibatasi waktu. 


Topik obrolan kami ya seputar kerjasama Yayasan Astra - Yayasan Pendidikan Astra-Michael D Ruslim pada beberapa sekolah di Kabupaten Sumba Timur. Kebetulan saya dan beberapa guru sekolah binaan baru pulang dari kegiatan Forum Komunikasi Sekolah Binaan Yayasan Astra yang berlangsung di Jakarta dari tanggal 13 - 15 November 2025.


Teman-teman semua, Yayasan Astra melakukan pendampingan pada 14 sekolah di Kecamatan Pandawai.  Ada 10 sekolah jenjang SD, 3 sekolah jenjang SMP, dan 1 sekolah jenjang SMK. Jenjang SMK yakni SMK Negeri 1 Pandawai sekolah tempat saya mengajar. 


Berbicara dengan seorang bupati ditambah lagi ada beberapa pejabat di sekitar beliau tentu bukan perkara mudah. Saya cukup canggung.  Namun karena bpk bupatinya welcome dengan cerita saya sehingga ada beberapa poin yang saya sampaikan kepada beliau. Misalnya informasi seputar rencana kunjungan Ketua Yayasan Astra ke Sumba Timur pada bulan Januari atau Februari 2026. Kemudian adanya apresiasi dari ketua Yayasan Astra atas kepemimpinan beliau yang begitu antusias dan welcome dengan kehadiran YPA-MDR di Sumba Timur. 


Saya tidak sendiri saat itu. Saya bersama Bpk Kepala SMK Negeri 1 Pandawai.  Memang cerita kami tidak mendalam karena saat itu dalam suasana santai dan waktu tidak memungkinkan untuk bercengkerama lebih jauh karena kami harus terbang ke Waingapu. 


Baca Juga Tentang Bupati Sumba Timur : Mankind is One


Teman-teman diawal kepemimpinan bapak Umbu Lili Pekuwali, beliau langsung ke Jakarta  dan berkunjung ke kantor pusat Yayasan Pendidikan Astra - Michael D Ruslim. 


Guys, dengan adanya kolaborasi antara Pemda Sumba Timur dan Yayasan Astra percayalah pasti ada peningkatkan mutu pendidikan kita. Pendidikan yang berkualitas, berkarakter, inovatif dan berjiwa wirausaha. Amin.

Thursday, February 12, 2026

Implementator Terbaik Karakter Versi Yayasan Astra

https://www.unclebonn.com/2026/02/implementator-terbaik-karakter-versi.html

Pertama-tama to the point saja bahwa kelas peraih Implementator Terbaik sejak awal masih dipegang oleh kelas XI NKPI (Nautika Kapal Penangkap Ikan). 


Ini meraka raih di bulan Februari 2025 (perdana) sampai saat ini masih paten di tangan mereka. 


Biasanya setiap bulan bahkan setiap minggu tim Taskforce akan menetapkan kelas Implementator Terbaik Karakter. Kelas tersebut akan menerima bendera Implementator Terbaik sebagai bentuk apresiasi kepada pelaku implementasi karakter CERDAS di lingkungan sekolah. 


Baca Juga : Cerdas Bersama Yayasan Pendidikan Astra Michael D Ruslim, Mari Mendulang Sukses di SMK Negeri 1 Pandawai 2024 - 2029


Lantas kenapa Bendera Implementator Terbaik masih dipegang oleh kelas XI NKPI? 


Saya harus akui peran ketua kelasnya Adele Lobo  yang keukeuh mempertahankan prinsip-prinsip Core Value CERDAS (Cermat,  Dinamis, Antusias dan Sinergis). Dia dengan beberapa temannya mampu menggerakkan teman lain untuk mengimplementasikan nilai-nilai karakter Cerdas. 


Ini jika dikaitkan dengan Kepemimpinan Murid (Student Agency) : voice (suara), choiche (pilihan) dan ownership (kepemilikan) dapat dikatakan mereka sudah melaksanakan apa yang disebut kepemimpinan siswa atau murid dimaksud. 


Baca Juga : SMK Negeri 1 Pandawai (Smart Vocational School) dan Jalan Menuju Sekolah Unggul pada Tahun 2029 melalui Yayasan Pendidikan Astra


Kepemimpinan murid tidak serta merta auto timbul namun butuh peran guru secara total. Yang utama adalah peran wali kelasnya. Sebagai wali kelas dia tidak mendominasi atau serba bisa dan serba tahu. Dia perlu meluangkan waktu untuk mendengarkan ide dari muridnya. Memberikan ruang kepada murid untuk menetapkan pilihan-pilihan mereka. Dan membuat murid bertanggung jawab dengan apa yang telah menjadi pilihan mereka. 


Di tahap ini, guru (wali kelas) harus menjadi teladan yang baik. Tidak hanya wali kelas tapi semua guru. Harus ada upaya (effort) lebih untuk menjaga komitmen dan konsisten.  Sehingga apa yang menjadi ketetapan,  kesepakatan dan tanggung jawab dapat menjadi pembiasaan baik bahkan budaya positif di sekolah.


Baca Juga : Apa itu Forum Komunikasi Sekolah Binaan Yayasan Astra dan Apa Saja Apresiasinya?


Saya bangga ketika ketua kelasnya minta ijin untuk masuk ruang kelas. Itu kemarin dan hari ini mereka membersihkan ruang kelasnya dan melibatkan teman-teman mereka yang lain. Ini keren loh. Di sekolah besar atau sekolah ternama tidak selamanya hadir perilaku positif murid seperti ini. 


Kata mereka, biar besok ketika masuk sekolah setelah libur lebaran ruang kelas sudah siap. Tidak lagi sibuk urus kelas. Tinggal membersihkan lingkungan kelas saja. 


Teman-teman sekalian saya mau bilang bahwa dampak positif yang luar biasa ini tidak lepas dari peran Yayasan Astra (Yayasan Pendidikan Astra-Michael D Ruslim. 


Untuk anak-anak SMK Negeri 1 Pandawai yang membaca artikel ini biar hidup lebih mudah ayo belajarlah hal-hal positif : respect, jujur, disiplin, kritis, berani dan tegas serta bertanggung jawab. Kalau kita punya karakter positif tentu kita bisa menjadi orang pintar dan hebat yang berkarakter kuat.

Baca Juga : Integritas sebagai Fondasi dalam Membangun Ekosistem Kepemimpinan Pembelajaran di SMK Negeri 1 Pandawai


Tuesday, February 10, 2026

Yuk Berkenalan dengan Dua Guru SMK Negeri 1 Pandawai yang Pindah Ke SMA Negeri 1 Rindi Umalulu dan SMK Negeri 3 Pahunga Lodu

https://www.unclebonn.com/2026/02/yuk-berkenalan-dengan-dua-guru-smk.html

Teman-teman dua sekolah yang saya sebutkan di atas pasti sedang bertanya-tanya siapa sih guru baru kami? 


Nah berikut saya spill profil dan potensi mereka masing-masing. Mudah-mudahan bisa membantu. Maaf tapi tidak terang benderang soal profil mereka karena demi menjaga hak-hak privat mereka. 


Yang jelas yang ke SMK Negeri 3 Pahunga Lodu itu Ibu Anastasia Yulita Talan, S.Pi.,Gr (kiri) dan yang ke SMA Negeri 1 Rindi Umalulu namanya Ibu Tamar Marselina Djada Tiri, S.Pd.,Gr (kanan).


Baca Juga : Resty, Remaja Putri yang Bekerja di Bengkel Motor


Ibu Anastasia selama di SMK Negeri 1 Pandawai mengajar Dasar-Dasar Nautika Kapal Penangkap Ikan, selain itu beliau seorang wali kelas yang sangat keibuan dan profesional. Beliau juga mengampuh mapel Kreativitas, Inovasi dan Kewirausahaan. Sebagai guru beliau memiliki potensi untuk terus berkembang.


Kemudian Ibu Tamar. Beliau ini guru yang mengajar banyak mata pelajaran dan berbagai tugas tambahan. Besiknya guru kimia. Saat masih di SMK Negeri 1 Pandawai beliau mengampuh mapel IPAS, Kreativitas, inovasi dan Kewirausahaan, serta Informatika. Dia juga anggota Tim Kurikulum


Selain itu, karena SMK Negeri 1 Pandawai merupakan sekolah binaan Yayasan Astra,  beliau dipilih menjadi Guru Pengubah dari beberapa member Tim Taskforce (Satuan Tugas Core Value CERDAS). Ibu Tamar juga pernah mengikuti diklat yang berkaitan dengan pemanfaatan IoT untuk Agribisnis Ternak Unggas


Baca Juga : Mengenal Keistimewaan Tenunan Kaliuda


Kira-kira begitulah teman-teman bocor halus tentang profil kedua guru SMK Negeri 1 Pandawai. Ya, kalau nanti mereka ada kurang-kurangnya itu manusiawi. No one is perfect!


Untuk kedua mantan teman dari SMK Negeri 1 Pandawai kami ucapkan selamat bertugas di tempat tugas baru. Sukses selalu dan Tuhan memberkati. Amin.


Integritas sebagai Fondasi dalam Membangun Ekosistem Kepemimpinan Pembelajaran di SMK Negeri 1 Pandawai

https://www.unclebonn.com/2026/02/integritas-sebagai-fondasi-dalam.html

Apa impianmu setelah mengikuti workshop Core Values Cerdas


Saya sangat berharap setiap guru di SMK Negeri 1 Pandawai memiliki kesadaran penuh dalam melaksanakan tugas dan fungsinya seoptimal mungkin atau selaras dengan  visi-misi Yayasan Astra (Yayasan Pedidikan Astra-Michael D Ruslim) yakni menjadi guru yang profesional dan melayani. 


Guru profesional adalah guru yang memiliki kemampuan dan keahlian khusus dalam bidang keguruan, serta mampu melaksanakan tugas dan fungsinya dengan maksimal. 


Melayani artinya guru melaksanakan tugasnya dengan itikad baik, memiliki niat yang tulus, tidak berpura-pura dan terus mengembangkan pembelajaran yang berpihak pada murid atau memenuhi kebutuhan belajar murid. 


Baca Juga : Lonceng Kematian dari Usaha Pertambangan


Tugas melayani seorang guru seperti yang diharapkan oleh Yayasan Astra – Yayasan Pendidikan Astra Micahel D Ruslim itu sebenarnya sejalan dengan filosofi pemikiran Ki Hajar Dewantara bahwa pendidikan yang berpihak pada murid adalah pendidikan yang ”bebas dari segala ikatan dengan suci hati mendekati sang anak, bukan untuk meminta sesuaitu hak, melainkan untuk berhamba pada sang anak.”


Dikutip dari buku Pedagogik Telaah Kritis Ilmu Pendidikan dalam Multiperspektif, Yusuf Tri Herlambang (2018: 159), dalam rangka melaksanakan peran tersebut, pendidik hendaknya “berhamba” pada anak. Lebih lanjut dijelaskan bahwa pendidikan yang berhamba pada anak artinya seorang pendidik harus memiliki kesadaran diri untuk melaksanakan tanggung jawabnya tanpa pamrih. Pendidik tidak meminta atau menuntut sesuatu hak apapun, sehingga lebih memiliki idealisme pendidikan.


Dalam membangun sebuah ekosistem pendidikan diperlukan adalah sebuah idelisme yakni pendidik yang punya kesadaran diri sekaligus melaksanakan tanggung jawabnya. 


Dalam presepsi penulis yang dimaksud dengan idealisme pendidikan saya sebut sebagai integritas. Nilai-nilai integritas ini sejatinya harus tecermin dalam kehidupan di lingkungan sekolah maupun di lingkungan masyarakat bahkan ini dijadikan sebagai fondasi dan keadaban sekolah. 


Baca Juga : Contoh Visi, Misi dan Program Kerja Calon Kepala Desa


Integritas adalah suatu kualitas, sifat, atau keadaan yang menunjukkan keutuhan atau kesatuan yang utuh, sehingga memiliki potensi dan kemampuan untuk memancarkan kewibawaan atau kejujuran. Secara sederhana, integritas dapat diartikan sebagai keutuhan karakter dan prinsip moral seseorang.


Dari penjelasan di atas profil seorang guru yang memiliki integritas bahwa guru merupakan seorang pribadi yang jujur artinya bertindak dan berkata dengan benar dan tidak menipu. Konsisten bahwa guru tersebut perkataan dan tindakan selaras dengan nilai-nilai yang dianut. Guru tersebut bertanggung jawab artinya ia mampu menjalankan tugas dan kewajiban dengan baik. 


Seorang guru juga mampu menjaga rahasia yakni mempertahankan kepercayaan yang diberikan. Guru juga punya sikap menghormati hak-hak dan martabat orang lain. Seorang guru sejatinya bersikap adil dalam segala tindakan dan keputusan. Ia juga memegang teguh asas transparansi maksudnya bersikap terbuka dan jujur dalam menyampaikan informasi.


Membangun Ekosistem Pembelajaran 


Untuk mewujudkan SMK Negeri 1 Pandawai sebagai sekolah vokasi unggul dan berwawasan global diperlukan ekosistem pembelajaran efektif, integratif dan holistik. Ekosistem pembelajaran adalah sistem yang saling berhubungan yang mencakup orang, konten, teknologi, budaya, dan strategi, yang semuanya memiliki dampak pada pembelajaran formal maupun informal dalam satu sekolah.


Baca Juga : Modus Penipuan kepada Siswa dengan Mencatutkan Nama Guru di SMK Negeri 1 Pandawai


Sekali lagi, agar terciptanya ekosistem pembelajaran yang efektif, integratif dan holistik diperlukan karakter yang kuat dari komunitas sekolah mulai dari kepala sekolah, guru, dan tenaga kependidikan. Seperti dijelaskan di atas integritas tidak sekedar slogan tapi harus diwujudnyatakan dalam aktivitas pembelajaran dan penerapan budaya positif sekolah. Seorang guru dia memegang teguh prinsip keguruan dan etika profesi. Dia bukan guru yang mencla-mencle atau menjadi benalu bagi sekolahnya. 


Harus diketahui bahwa tujuan dari membangun ekosistem pembelajaran untuk menciptakan lingkungan pembelajaran yang kaya, fleksibel, dan relevan. Disini yang berperan sebagai elemen utama adalah sumber daya manusia-nya dalam hal ini guru. Guru berperan penting dalam mengelola aset-aset atau sumberdaya yang ada di sekolah sehingga menciptakan lingkungan simbiosis dan interaksi dengan berbagai sumber daya yang pada akhirnya bermuara pada pemenuhan kebutuhan belajar murid. 


Membangun ekosistem pembelajaran di SMK Negeri 1 Pandawai adalah mengintegrasikan karakter Core Values Cerdas (Cermat, Dinamis, Antusias, dan Sinergis) pada kurikulum sekolah dan non kurikulum. Integrasi karakter non kurikulum dilaksanakan diluar jam pembelajaran aktif. 


Pada pelaksanaan pembelajaran guru juga bisa memasukan berbagai strategi maupun pendekatan yang ditawarkan Yayasan Astra seperti Tandur : tumbuhkan, alami, namai, demonstrasi, ulangi, dan rayakan. Beragam strategi maupun pendekatan ini mengambarkan karakter pembelajaran kekinian yang kaya, fleksibel namun harus tetap memperhatikan konteks dan relevansinya. 


Baca Juga : Seperti Apa Manifesto Politik Ala Kristiani?


Praktik pelaksanaan pembelajaran dengan tujuan menginternalisasi nilai-nilai karakter CERDAS yang menjadi bagian dari intervensi Yayasan Astra ini harus disambut antusias dan dilaksanakan secara kolaborasi dan penuh tanggung jawab. Para guru harus open minded dalam setiap dinamika pengembangan bahan ajar. Guru harus mampu mengembang konten-konten pembelajaran secara rutin dan berjenjang.


Kepemimpinan Pembelajaran 


Untuk mengimplementasikan beragam pendekatan maupun strategi untuk mewujudkan ekosistem pembelajaran yang efektif, integratif dan holistik diperlukan kepemimpinan pembelajaran yang berkualitas sehingga mampu menghadirkan konten-konten pembelajaran yang mampu menjawab kebutuhan murid yang unik dan beragam. 


Kepemimpinan pembelajaran yang dimaksud adalah kepemimpinan pembelajaran yang berpusat pada peserta didik. 


Maksud dari kepemimpinan pembelajaran yang berpusat pada peserta didik adalah pendekatan kepemimpinan yang berfokus pada pengembangan dan pemenuhan kebutuhan belajar peserta didik. Pemimpin pembelajaran yang berpusat pada peserta didik membantu peserta didik untuk mengambil kendali atas pembelajaran mereka sendiri, mendorong motivasi dan keterlibatan yang lebih besar, serta mengembangkan keterampilan berpikir kritis dan pemecahan masalah.


Lantas seperti apa implementasi kepemimpinan pembelajaran di SMK Negeri 1 Pandawai? Dari laporan hasil pengamatan Yayasan Astra dan Hasil Pengamatan Penulis pada saat pelaksanaan Gebyar SMK tahun 2025 (2-3 Mei 2025) dan laporan guru-guru pendamping bahwa kemampuan murid atau peserta didik belum nampak pada aspek sikap yakni percaya diri. Di aspek lain adalah kemampuan bernalar kritis dan komunikasi. Dikatakan bahwa peserta didik belum mampu tampil percaya diri serta kecakapan berkomunikasi secara efektif saat menjawab atau mempresentasikan produk unggulan dan inovasi ketika dimintai keterangan. Artinya murid saat ini belum merepresentasikan profil murid abad 21


Baca Juga : Pancasila Lahir Tanpa Henti untuk Negeri


Apa yang menyebabkan murid belum memenuhi tuntutan kompetensi pembelajaran Abad 21 atau sering disebut sebagai "4C" (Critical Thinking, Communication, Collaboration, dan Creativity) karena pola penyelenggaran pembelajaran yang dilaksanakan oleh guru-guru di SMK Negeri 1 Pandawai masih bersifat tradisional. Maksudnya pembelajaran yang dilaksanakan lebih dominan ceramah ketimbang mengunakan berbagai metode dan strategi pembelajaran. Guru juga belum mampu mengembangkan pembelajaran ke level HOTs (Higher Order Thinking Skill) atau pada tataran berpikir tingkat tinggi. Yang terjadi dilapangan guru masih mengajukan pertanyaan-pertanyaan pemantik pada level rendah. 


Langkah-langkah untuk menghadirkan profil murid abad 21 atau mewujudkan SMK Negeri 1 Pandawai menjadi sekolah unggul berwawasan global adalah menerapkan prinsip Plan, Do, Check dan Action (PDCA). Secara implementatiff dapat dijelaskan sebagai berikut sekolah perlu melakukan perencanaan yang matang program kerja kepala sekolah, wakil kepala sekolah, ketua program studi, dan para guru mata pelajaran. Perlu ada pelaksanaan program. Kemudian lakukan evaluasi dan hasil evaluasi harus ditindaklanjuti. Pada akhirnya PDCA menjadi sebuah siklus yang dapat dilaksanakan secara rutin dan berkelanjutan. 


Penutup 


Integritas itu mengandung nilai-nilai universal seperti kejujuran, konsistensi, bertanggung jawab, menjaga rahasia, penghormatan, keadilan, dan transparansi. Nilai-nilai ini memampukan seorang guru untuk membangun sebuah ekosistem pembelajaran efektif, integratif, dan holistik untuk menghadirkan pembelajaran yang berpihak pada murid. Impelemtasinya diperlukan sebuah sistem kepemimpinan pembelajaran yang berkualitas sehingga dapat mewujudkan profil murid abad 21 yang "4C" (Critical Thinking, Communication, Collaboration, dan Creativity).