Terima Kasih Telah Berkunjung ke Unclebonn.com Cara Merekatkan Tali Persaudaraan Generasi Milenial Oleh Novia Rona - unclebonn.com

Wednesday, September 14, 2022

Cara Merekatkan Tali Persaudaraan Generasi Milenial Oleh Novia Rona

https://www.unclebonn.com/2022/09/cara-merekatkan-tali-persaudaraan.html

Maraknya penggunaan media sosial di tengah generasi muda (kaum milenial) selain untuk interaksi sosial juga membawa pengaruh negatif bagi penggunanya jika tidak selektif dalam menerima informasi atau untuk dipakai untuk menyebarkan konten-konten hoax dan hate speech. Ini dapat kita baca atau lihat pada pagelaran Pilpres 2019 beberapa bulan lalu.  


Kita bisa melihat reaksi orang ketika mendapatkan informasi bohong (tidak benar) atau informasi tersebut bernada provokatif. Di akun-akun sosial media dipenuhi ucapan-ucapan yang rasis, fitnah dan pertengkaran yang begitu luar biasa sehingga terjadi ketidaknyamanan bagi netizen yang cerdas yang tidak terlibat dalam interaksi yang demikian. 


Baca Juga : Saya Siap Menjadi Duta SMK Negeri 1 Pandawai Oleh Olivia Netri Ata Katu


Memang tidak banyak siswa yang terlibat dalam perilaku demikian namun tak sedikit yang menjadi bagian dari komunitas buzzer untuk kelompok tertentu. Saya secara pribadi sangat menyesalkan perilaku negatif seperti itu. Menurut saya sebaiknya generasi muda harus melakukan hal-hal yang positif dan produktif untuk diri sendiri dan lebih baik lagi untuk sesama anak bangsa. Inilah yang mesti dilakukan oleh kaum milenial atau generasi milenial.


Namun karena ketidaktahuan mereka atau karena ikut ramai mereka terpengaruh oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab. Jika perilaku buruk seperti ini terus dilakukan bisa jadi kelak akan menjadi tabiat atau karakter dari generasi muda itu. Padahal generasi muda adalah harapan bangsa. Atau kelak akan menjadi agen perubahan (agent of change). 


Baca Juga : Pendidikan Membuat Orang Punya Harapan (Jejak Digital Dari Olivia Kattu)


Berdasarkan hal yang saya baca perilaku demikian dapat mengganggu hubungan antar kaum muda. Anak muda yang demikian lebih tertutup dan suka memaksakan kehendak. 


Oleh sebab itu maka pemerintah perlu melaksanakan kegiatan yang positif dan berkelanjutan sehingga kaum muda atau dengan kata lain siswa saling mengenal antar pribadi, antar sesama dari berbagai daerah yang berada di Indonesia. 


Kegiatan Siswa Mengenal Nusantara (SMN) ini saya pandang dapat merajut kembali kebersamaan antar sesama anak bangsa (siswa) mungkin karena selama ini ada perpedaan pendapat atau pandangan.  Terlepas dari persoalan yang saya uraikan di atas, SMN sebagai momentum untuk memperkenalkan keunikan kebudayaan, adat istiadat, dan kesenian atau kearifan lokal dari masing-masing wilayah di tanah air. Ini bisa menjadi tujuan yang pertama dan paling utama.


Baca Juga :  My Prakerin By Agnes Manno


Permasalahan terkait perilaku buruk dalam penggunaan media sosial di atas bagi saya adalah bentuk kekuatiran saya dengan fenomena yang terjadi akhir-akhir ini. Ini bukan sikap reaktif tapi bagi saya ini juga harus menjadi kekuatiran kita bersama atau dalam hal ini pemerintah yang menjalankan amanah undang-undang. 


Kegiatan SMN harus menjadi semangat bagi siswa bahwa bangsa ini beragam dengan segala keunikannya. Dengan kegiatan ini siswa dapat memperkenalkan budaya daerah masing-masing selain itu siswa tersebut juga harus menerima keunikan budaya, adat istiadat dan kesenian siswa dari daerah lain. Ini yang dinamakan keseimbangan. Dalam pergaulan nasional kita diharapkan jangan mendominasi atau memaksakan kehendak kepada orang lain. Saling menghormati dan toleransi perlu digalakan dalam kegiatan Siswa Mengenal Nusantara. 


Baca Juga : Sepenggal Kisah Masa Prakerin Siswa NKPI Angkatan 4 Tahun 2021 SMK Negeri 1 Pandawai


Jika saya terpilih salah satu peserta dalam kegiatan ini sebagai siswa yang sangat mencintai tanah air ini saya akan memperkenalkan budaya, kesenian dan adat istiadat dari daerah asal saya Kabupaten Sumba Timur. Selain itu saya akan menyesuaikan dengan budaya dan adat istiadat setempat. Anak muda Indonesia harus terbiasa dengan sikap dan perilaku saling menghormati dan toleransi. Toleransi adalah energi utama yang mempersatukan Indonesia.


Ditulis oleh Novia Rona 

Siswa SMK Negeri 1 Pandawai - 2019 


No comments:

Post a Comment

Kami sangat menghargai pendapat Anda namun untuk kebaikan bersama mohon berkomentarlah dengan sopan!