Terima Kasih Telah Berkunjung ke Unclebonn.com Apakah Trinitas itu sama dengan Trimurti dan Triteisme? - unclebonn.com

Saturday, June 24, 2023

Apakah Trinitas itu sama dengan Trimurti dan Triteisme?

https://www.unclebonn.com/2023/06/apakah-trinitas-itu-sama-dengan.html

Hari Minggu (11 Juni 2023) kemarin itu kita kan merayakan Hari Raya Tritunggal Mahakudus atau Trintas. Ada hal yang mungkin kita masih bingung tentu dan bertanya. Apakah ajaran Katolik tentang Trinitas itu sama dengan ajaran Hindu tentang Trimurti?  Jika berbeda di mana letak perbedaannya? Lalu bagaimana dengan konsep Triteisme? Satu lagi, apakah ajaran Trinitas ini berbeda dengan ajaran modalisme ya?


Itulah beberapa pertanyaan yang akan saya jelaskan satu persatu.


Pertama-tama, mengenai Agama Hindu, sampai sekarang masih ada perdebatan tentang apakah agama Hindu itu monoteis atau polities? Di satu pihak, ada pandangan bahwa agama Hindu adalah monoteis. Artinya ajaran Hindu percaya bahwa hanya ada satu Allah yaitu Sang Hyang Widhi. Dia adalah Allah Pencipta yang satu (Aum) dan menjalankan tiga fungsinya secara berbeda. Ketika mencipta, Dia dinamakan Brahma. Ketika menjaga ciptaan, Dia disebut Wisnu. Sedangkan ketika melebur dunia, Dia dinamakan Siwa. 


Baca Juga : Apa Itu Kitab Apokrip Dan Kenapa Kitab-Kitab Apokrip Itu Tidak Dimasukkan Kedalam Kanon Kitab Suci Oleh Gereja Katolik?


Ketiga fungsi yang berbeda itu merupakan perwujudan dari Allah yang satu dan sama. Dalam Gereja Katolik ajaran tentang satu Allah dengan tiga fungsi yang berbeda-beda (Trimurti) ini mirip dengan ajaran aliran modalisme tentang Trinitas.


Selain alasan di atas tadi, di lain pihak ada juga yang berpendapat bahwa agama Hindu itu politeis. Brahma, Wisnu, dan Siwa adalah tiga dewa tertinggi di antara dewa-dewi yang disembah. Masing-masing Dewa itu mempunyai satu pihak, fungsi yang berbeda, dan eksistensi masing-masing dewa itu mandiri. 


Ajaran Trimurti yang demikian disebut Triteisme, artinya mengakui adanya tiga Allah yang tertinggi, bukan Trinitas. Wah macam mirip-mirip semua nih. 


Lalu apakah ada yang bingung tentang ajaran tentang Trinitas?


Ajaran tentang Trinitas adalah pewahyuan Allah tentang misteri diri-Nya kepada manusia melalui Yesus Kristus. Sebagai wahyu Allah. Ajaran tentang Trinitas tidak didasarkan pada ajaran manapun, meskipun konsep-konsep yang digunakan mempunyai kemiripan. Bisa juga dikatakan bahwa kemiripan-kemiripan itu digunakan Allah untuk mempersiapkan manusia mengerti substansi misteri yang hendak dinyatakan-Nya kepada manusia. Jika demikian, perlu diperhatikan hal-hal baru dari wahyu Allah yang membedakan wahyu itu dengan hasil pemikiran manusia belaka dalam konsep-konsep yang ada.


Baca Juga : Kenapa Beda Rumusan Doa Bapa Kami Dalam Kitab Suci Dengan Rumusan Yang Dipakai Oleh Orang Katolik?


Wahyu Allah tentang Trinitas hendak mengajarkan bahwa Allah itu Esa. Hanya ada satu Allah yang adalah sumber segala sesuatu di dunia ini. Jadi, agama Kristiani adalah agama monoteis, bukan agama politeis. Juga menjadi jelas bahwa ajaran tentang Trinitas tidak sama dengan ajaran Triteisme. Monoteisme Kristiani menolak adanya sumber lain dari segala sesuatu selain Allah Sang Pencipta itu sendiri.


Lantas konsep tentang tiga pribadi itu bagaimana?


Nah, di dalam satu Allah itu terdapatlah tiga pribadi yang berbeda. Perbedaan itu bukan hanya menyangkut fungsi atau karya ke luar diri-Nya, tetapi perbedaan antara ketiga pribadi itu juga ada dan bisa dideteksi di dalam diri Allah sendiri sebelum melakukan karya keluar dari diri-Nya. Bapa adalah sumber dari segala sesuatu. Dari Bapa, dilahirkan (Latin: generatio) Putra yang sehakikat dengan Bapa. Dari Bapa dan Putra, terhembuslah (Latin: spiratio) Roh Kudus yang mengikat Bapa dan Putra bersama dalam kasih.


Berarti ajaran Trinitas ini berbeda dengan ajaran modalisme? Ajaran tentang Trinitas tidak sama dengan ajaran modalisme yang mengatakan bahwa satu Allah yang sama menjalankan tiga fungsi yang berbeda dan karena itu mempunyai tiga nama. Ajaran tentang Trinitas menyatakan bahwa dalam karya keluar dari diri-Nya sendiri ketiga pribadi itu selalu berkarya bersama-sama tetapi dengan penekanan peran dari Pribadi tertentu sebagai kekhasan masing-masing. Inilah wahyu yang harus diterima dengan iman.


Bagaiman yang tidak pakai iman untuk terima konsep ini maka kita bisa bingung dan lama-lama bisa murtad. Karena ajaran tentang Trinitas ini juga masih sangat sulit dipahami oleh umat Kristiani sendiri, seperti kita-kita. Kita orang Katolik sendiri saja tidak mengerti dengan baik apalagi oleh mereka yang bukan Katolik? 


Baca Juga : Bolehkah Orang Katolik Menyimpan Patung Agama Lain?


Seringkali mereka yang non Kristiani mengerti ajaran Trinitas itu secara salah yaitu seperti Triteisme. Misalnya, Al Quran memandang Trinitas adalah Bapa, Isa, dan Maryam. Pengertian seperti ini bukanlah konsep Trinitas tetapi Triteisme. Karena itu, Al Quran menolak konsep Allah tentang trinitas. Jadi, sebenarnya baik Al Quran maupun Gereja Katolik sama-sama menolak Triteisme, dan sama-sama menganut Monoteisme.


Macam makin dijelaskan semakin bingungkan? Namanya juga misteri kalau bisa dipahami maka itu bukan misteri lagi. Sepenuhnya baik umat Katolik maupun umat kristiani pada umumnya menerima dogma trinitas dengan iman yang teguh dan sungguh. 


Penulis : Pater MYB 


Catatan : Artikel ini sudah diedit sesuai dengan kebutuhan blog.


No comments:

Post a Comment

Kami sangat menghargai pendapat Anda namun untuk kebaikan bersama mohon berkomentarlah dengan sopan!