Terima Kasih Telah Berkunjung ke Unclebonn.com Bulu Babi (Echinoidea) di Sumba Disebut Tawoda dan Deme Makanan Kaya Gizi dan Protein - unclebonn.com

Thursday, December 17, 2020

Bulu Babi (Echinoidea) di Sumba Disebut Tawoda dan Deme Makanan Kaya Gizi dan Protein

https://www.unclebonn.com/2020/12/bulu-babi-echinoidea-di-sumba-disebut.html


Bulu babi (
Echinoidea) atau dalam Bahasa Inggris-nya sea urchin  atau edible sea urchin menjadi makanan populer bagi masyarakat pesisir pantai pada beberapa daerah di Indonesia.  Tak terkecuali bagi masyarakat di Pulau Sumba.  


Di Pulau Sumba sendiri ada dua suku besar yakni suku Sumba dan suku Sabu. Sebagai suku besar kedua di Sumba, budaya dan bahasa Sabu juga memberi pengaruh pada kehidupan masyarakat yang ada di Pulau Sumba. Boleh dikatakan sudah terjadi akulturasi budaya pada segmen-segmen tertentu. 


Suku Sabu ini cenderung hidup di sepanjang pesisir pantai pulau Sumba. Hal ini sesuai dengan latar belakang kedatangan suku Sabu di Sumba (Pura Woha, 2008 hal. 341). Pada saat itu, suku Sabu ini memang menggantungkan hidupnya pada pohon-pohon lontar yang banyak tumbuh di daerah pantai. Dengan pola kehidupan seperti ini selain menggantungkan hidupnya pada pohon-pohon lontar itu juga pada hasil laut. 


Salah satu hasil laut yang muda didapatkan adalah bulu babi (Echinoidea) ini. Karena nelayan tidak harus melaut seperti akan menangkap ikan. Saat air surut kegiatan mencari bulu babi akan dilaksanakan. Tak terkecuali anak-anak. Karena aktivitas tidak jauh dari bibir pantai. 


Bulu Babi (Echinoidea) di Sumba Disebut Tawoda dan Deme Makanan Kaya Gizi dan Protein 


Bulu babi dalam Bahasa Sabu disebut Deme.  Sementara orang Sumba Timur bagian Melolo - Wulla Waijellu menyebutnya dengan kata Tawoda. Dalam Bahasa Kambera (Sumba Timur) bisa jadi penyebutannya berbeda lagi. Bulu babi selain menjadi makanan laut yang bergizi tinggi saat ini bulu babi sudah mulai dijual secara online.


Harga jual pun bervariasi. Untuk daerah Mangili (Kecamatan Pahunga Lodu) bulu babi yang dijual online pada botol bekas air minum kemasan berukuran 500 mililiter harga dipatok antara Rp. 20 ribu - 25 ribu. Sementara itu untuk daerah Walakiri, Kecamatan Pandawai untuk bulu babi  ukuran sama sudah dijual dengan harga antara Rp. 30 ribu - 35 ribu dan di antar langsung ke rumah. Bulu babi yang dijual berupa gonad atau masyarakat setempat lazim menyebutnya telur. 


Perbedaan harga itu terjadi karena beberapa faktor. Pertama, terkait jumlah masyarakat yang menjualnya.  Semakin sedikit yang menjual maka harga semakin tinggi atau mahal. Kedua, karena jarak. Semakin ke kota maka harga semakin tinggi. Ketiga, pengaruh musim. Tidak setiap saat atau setiap bulannya nelayan atau masyarakat pesisir mendapatkan hasil yang tetap. Selain itu pengaruh atau kondisi pasang surut air laut. Keempat,  model penjualan. Pemasaran dan pemesanan dilakukan secara online artinya jika bulu babi langsung diantar ke rumah pembeli maka harga akan semakin tinggi termasuk hitungan untuk ongkos kirim.


Bulu babi sendiri bisa langsung dimakan mentah sewaktu cangkangnya dipecah memakai pisau atau sendok makan. Caranya cangkang bulu babi dibelah menjadi dua bagian lalu gonadnya diambil menggunakan sendok. Sebagian kecil masyarakat menggunakan pinset. 


Spesies Echinoidea yang biasa diambil gonadnya untuk dikonsumsi masyarakat di wilayah Pulau Sumba antara lain: Salmacis sphaeroides, Mespilia globulus dan Tripneustes gratilla. Bulu babi ini memiliki bentuk tubuh bulat dengan diameter antara 3,2 cm - 7,1 cm dan tinggi tubuhnya antara 2,2 cm - 5,4 cm. Gonad yang diambil baik gonad jantan maupun betina.

Jenis bulu babi yang biasa diambil gonadnya oleh masyarakat Pulau Sumba

Echinoidea ini sebenarnya masuk dalam filum Echinodermata. Hewan ini kelompok hewan lunak bercangkang dan tidak memiliki tulang belakang (Avertebrata). Echinodermata sendiri terbagi dalam lima classis yaitu Asteroidea (Bintang Laut), Echinoidea (Bulu Babi), Crinoidea (Lili Laut), Ophiuroidea (Bintang Mengular), dan Holothuroidea (Teripang) - (Yusron, 2013). Secara umum Echinodermata lebih banyak dijumpai pada perairan yang jernih dan tenang dan mencapai keanekaragaman tertinggi di terumbu karang dan perairan dangkal (Rompis,  et al.,2013). 


Kondisi perairan untuk bagian utara Pulau Sumba cenderung landai dan dangkal. Banyak aktivitas budidaya rumput laut jenis Eucheuma cottonii. Sehingga kondisi ini memungkinkan bulu babi dengan berbagai spesies mampu hidup dan beradaptasi dengan lingkungan secara baik. 


Manfaat Mengkonsumsi Bulu Babi


Berbagai studi mengemukakan bahwa makanan laut (sea food) kaya akan gizi dan protein. Makan makanan yang bersumber dari laut dapat membuat anak cerdas. Makanan laut saat ini sudah menjadi makanan alternatif dan bergengsi. 


Gonad  atau  telur  bulu  babi  dimanfaatkan sebagai bahan makanan karena mempunyai nilai gizi yang tinggi. 


Baca Juga : Materi Daerah Penangkap Ikan Kelas X Kompetensi Keahlian Nautika Kapal Penangkap Ikan


LIPI (2003) menyebutkan  bahwa  gonad  bulu  babi mengandung 13 jenis asam amino, delapan di antaranya asam amino esensial (lisin, metionin, treonin, valin, arginin, histidin, triptofan dan fenilalanin), sisanya adalah asam amino non esensial (serin, sistein, aspartat, glutamat dan glisin). 


Berikut ini manfaat jika kita mengkonsumsi bulu babi bagi kesehatan organ tubuh dan perkembangan kecerdasan anak: 


Pertama, seperti pada umumnya terdapat pada ikan bahwa pada bulu babi terdapat asam lemak Omega – 3. Omega – 3 ini baik untuk perkembangan otak anak. Selain itu bagi orang dewasa dapat membantu menurunkan tekanan darah dan mengurangi risiko detak jantung yang tidak normal.


Kedua, bulu babi ternyata kaya zinc yang penting untuk penyembuhan luka, memperkuat sistem kekebalan tubuh, membantu pertumbuhan sel, membantu sintesis DNA, serta berperan penting dalam tumbuh kembang anak. 


Ketiga, bulu babi diketahui merupakan salah satu produk perikanan   yang   memiliki   kandungan protein tinggi. Fungsi protein sangat khas yakni membangun serta memelihara sel-sel dan jaringan tubuh  makhluk  hidup,  fungsi  ini  tidak  dapat digantikan oleh zat gizi yang lain (Afifudin, 2014).


Keempat, Kandungan afrodisiak mampu meningkatkan libido dan kejantanan. Dikutip dari quora.com, kandungan bulu babi dapat membantu meningkatkan kejantanan karena berperan sebagai afrodisiak alami. Kehidupan seksual dalam rumah tangga memang bisa saja mengalami masalah seperti menurunnya libido. Tentu rendahnya libido dapat mempengaruhi keharmonisan dengan pasangan.


Oleh karena itu biasakan diri mengkonsumsi bulu babi sebagai salah satu makanan laut. Walau bentuknya tampak biasa bulu babi memiliki kandungan gizi dan protein yang baik untuk kecerdasan anak sekaligus untuk kesehatan tubuh dan dapat meningkatkan libido manusia.*


No comments:

Post a Comment

Kami sangat menghargai pendapat Anda namun untuk kebaikan bersama mohon berkomentarlah dengan sopan!