Keempat
korban tewas diidentifikasi sebagai sepasang suami istri, Kristianto Hurinday
(32) dan Elisabeth Utu Lendi (31), putri mereka Stela Nday Ngana (8), serta
keponakan mereka Aneta Widiyantari.
Baca Juga : Memahami Dinamika Mutasi PPPK: Peluang di Balik Perampingan Organisasi
Kronologi Kejadian
Menurut
kesaksian salah seorang warga sekitar bernama Gio, ia terbangun sekitar pukul
02.30 WITA setelah mendengar suara teriakan histeris dari arah kios. Saat ia
keluar rumah, kobaran api sudah menjulang tinggi dan melahap bangunan kios.
Warga
sekitar pun langsung bergotong royong mencoba memadamkan api dengan peralatan
seadanya. Upaya pemadaman berlangsung mencekam karena warga khawatir akan
potensi ledakan besar, mengingat kios tersebut sehari-hari menjual BBM eceran
yang sangat mudah terbakar.
Baca Juga : Jejak Digital Berujung Pidana: Konsekuensi Hukum Menyebar Foto Orang Lain Disertai Penghinaan
Nahas,
penyelamatan tidak sempat dilakukan. Keempat korban ditemukan dalam kondisi
hangus terbakar di dalam kios. Pasangan suami istri ditemukan dalam posisi
tidur berdampingan tak jauh dari anak mereka, dengan kondisi seluruh tubuh
hangus terbakar memprihatinkan.
Polisi Amankan TKP dan Evakuasi Korban
Aparat
Polres Sumba Timur yang menerima laporan segera bergerak ke lokasi kejadian.
Setelah api berhasil dipadamkan oleh warga, petugas langsung mengamankan tempat
kejadian perkara (TKP) dan melakukan olah fisik.
Baca Juga : Explore Your Future: SMK Negeri 1 Pandawai Siap Sambut Kemeriahan Open House 2026
Keempat
jenazah korban kemudian dimasukkan ke dalam kantong jenazah dan dievakuasi ke
Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Umbu Rara Meha.
"Kami
menerima laporan dari warga sekitar pukul 04.00 WITA dan segera menuju lokasi,
namun api sudah padam saat petugas tiba. Kami membawa keempat jenazah ini ke
RSUD untuk diautopsi demi penyelidikan lebih lanjut," ujar Pamapta Polres
Sumba Timur, IPDA Matius Umbu Pinge.
Hingga
berita ini diturunkan, penyebab pasti kebakaran yang menewaskan satu keluarga
tersebut masih belum bisa dipastikan dan sedang dalam proses penyelidikan
mendalam oleh pihak kepolisian.*
Baca Juga : Lebih dari Sekadar Perayaan: Membedah Transformasi Budaya Kerja di Open House SMK Negeri 1 Pandawai 2026



No comments:
Post a Comment
Kami sangat menghargai pendapat Anda namun untuk kebaikan bersama mohon berkomentarlah dengan sopan!