Piche Kota merupakan jebolan Indonesiaan Idol season 13, hadir memukau bagi warga Manggarai Barat dan sekitarnya saat konser di Waterfront City Labuan Bajo. Arena konser itu luas namun diisi penuh oleh penonton yang antusias untuk menyaksikan penampilan Piche Kota.
Festival Golo Koe Labuan Bajo atau Festival Golo Koe Maria Assumta Nusantara dilaksanakan secara rutin tiap tahun oleh Gereja Katolik Keuskupan Labuan Bajo. Karena event ini masuk dalam 100 Karisma Event Nasional maka tentu disupport oleh Kementerian Pariwisata RI.
Nah kita kembali ke Piche Kota. Dan ini terkait masa depan karir menyanyinya.
Piche Kota punya fanbase yang fanatik tapi tulus. Fans Piche Kota lintas generasi, lintas etnik, dan lintas agama. Itu karena pergaulan dan pertemanan yang luas yang sudah dibangun saat sebelum Piche masuk Idol atau Indonesian Idol.
Baca Juga : 𝗦𝗼𝗮𝗹 𝗣𝗶𝗰𝗵𝗲 𝗞𝗼𝘁𝗮!
Piche Kota juga aktif di organisasi Orang Muda Katolik (OMK) yang inklusif. Dia juga dikenal dekat sama imam-imam katolik bahkan keluarga rapatnya ada yang jadi imam katolik.
Secara genetika Piche keturunan Timor (Atambua), Flores (Ende) dan Sumba (Sumba Barat Daya). Namun ia lebih dikenal sebagai anak Atambua. Wajar ya. Lahir dan besar di Atambua.
Dari segi karakter Piche anak yang rendah hati dan dasarnya dia anaknya pendiam bukan anak yang ekstrovert seperti di depan layar kaca.
Piche Kota juga anak pejabat daerah di Atambua sana. Namun gaya hidupnya biasa-biasa saja alias sederhana. Kata Shakira Vier teman Idolnya, diawal perjumpaan mereka, Shakira kasihan sama Piche dengan kondisi Piche yang terlihat biasa-biasa saja malah meragukan kemampuan menyanyi Piche.
Seperti apa masa depan karir Piche?
Piche punya potensi besar untuk eksis di blantika musik tanah air. Intinya tetap jaga sikap yang sederhana dan tulus, jauhkan dari star sindrom.
Baca Juga : Catatan Anak NTT Tahun 2016 : Mario G Klau, Kebanggaan dan Asa Orang NTT
Yakin saja, itu bisa diatasi karena Piche seorang pendengar yang baik. Piche juga punya inner circle yang kuat seperti kakaknya yang selalu setia menemani dalam setiap konser Piche, dan menjadi anak angkatnya tante Yuni Siregar seorang pengusaha dan seorang penganut Katolik yang taat.
Kehadiran Piche Kota di Festival Golo Koe Labuan Bajo membuka jaringan ke keuskupan-keuskupan lain di Indonesia. Karena saat festival tersebut ada beberapa orang uskup juga hadir di sana. Kedepan jika ada event serupa dan diundang maka Piche perlu mengatur jadwal untuk hadir.
Soal seperti apa strategi masuk di industri musik Indonesia, Piche punya manajemen tentunya. Dia sudah pernah ikut ajang pencarian bakat terbesar di Indonesia dan penyanyi Cafe yang sudah paham mood para penikmat musik.
Baca Juga : Mengapa Nia Ramadhani dan Suami Bisa Tersandung Kasus Narkoba?
Diakhir kata, Piche kamu memang tidak seperti Lyodra yang nyanyi pake teknik tinggi, tapi kamu dianugerahi suara yang berkarakter kuat dan merdu. Kamu bisa nyanyi semua genre dengan baik. Suaramu bisa bekin galau massal, bekin orang ceria bahkan bekin banyak orang jingkrak-jingkrak. Kamu cocok dipanggung-pangung konser dan panggung-panggung pesta rakyat.
Seperti kata Raim Laode, saya, “duduk disamping bintang paling terang dari timur.” Kami juga berada bersama dengan kamu Piche Kota | Salam Damai
Baca Juga : Lyodra Diprediksi Mampu Patahkan Kutukan Indonesian Idol



No comments:
Post a Comment
Kami sangat menghargai pendapat Anda namun untuk kebaikan bersama mohon berkomentarlah dengan sopan!