Terima Kasih Telah Berkunjung ke Unclebonn.com Persetan Pagi Ini - unclebonn.com

Saturday, January 15, 2022

Persetan Pagi Ini

https://www.unclebonn.com/2022/01/persetan-pagi-ini.html

Puas. Betapa senangnya merasakan tidur yang pulas dengan durasi yang panjang. Sebenarnya aku orangnya sukar tidur malam. Kalau mau istirahat malam paling cepat pukul 23.00 dan bangun pukul 04.00 pagi. Tapi beda kali ini. Tidur lebih cepat padahal ada beban yang harus dipikul terutama terkait dengan pekerjaan, pengembangan diri dan kepercayaan (trust). Otak, fisik dan hati bekerja berbarengan. Mestinya harus memanfaatkan peluang dalam kondisi ini tidur dan terus tertidur. Persetan pagi ini aku tak mau bangun lagi. 


Bagiku tidur adalah hiburan yang paling berharga melebihi bertamasya ke tempat terindah atau makan di restoran. Bagiku tidur adalah pekerjaan yang paling menyenangkan. Dan produktif tentunya. Mungkin kamu merasa lucu dan aneh tapi itulah pendapat ku, guys.


Baca Juga : Kepercayaan (Trust)


Kepercayaan dan Tanggung Jawab


Jika kamu diberikan kepercayaan disitu ada tanggung jawab yang melekat. Engkau harus berusaha dan berjuang karena semua menaruh asa bahkan ekspektasi besar kepada Anda. Kamu harus berjiwa besar dalam menghadapi setiap kendala bahkan kegagalan. Engkau harus bangkit dan berlari lebih kencang.


Akupun mau berpikir cara menghindari masalah adalah tidur nyenyak dalam pelukan mimpi. Makanya aku mau bilang persetan pagi ini. 


Baca Juga : Etika Dalam Kepemimpinan


Tapi aku mau bilang bahwa jika masalah melanda ada beberapa kemungkinan yang harus dilakukan : hadapi, lawan, menghindar atau harus berlari. Jika harus berlari itu bukan sikap seorang pecundang itu cara seorang yang taktis ya. Daripada mati konyol? Semua masalah memiliki tingkatan kompleksitas oleh karena itu cara mengatasinya beragam. Maksudnya setiap masalah solusinya berbeda. Termasuk lari adalah solusi yang taktis dan produktif. 


Namun karena kepercayaan dan tanggung jawab. Pilihlah proses penyelesaian masalah yang efektif dan efisien. Ini karena kepentingan bersama atas nama kelembagaan atau institusi. No slow respon! Karena banyak asa dan ekspektasi disana. 


Puncak dari sebuah profesionalitas adalah dedication of my life


Baca Juga : Dalam Konteks Demokrasi : Pemimpin Timbul Karena Lingkungan Tidak Karena Lahir Atau Dilahirkan


Bangkitlah Wahai Jiwaku


Jangan terus terlelap dalam tidurmu. Kamu harus bangkit dan terus berjuang dan berusaha sampai pada tataran maksimal. Jangan kendor. Terjatuh itu biasa namun jika engkau jatuh dan bangkit kembali itulah kesejatianmu sebagai seorang pria. Cara berpikirmu adalah seorang pemimpin. Pemimpin itu bukan pribadi yang suka baperan. Dia pribadi yang tegar, kuat dan pantang menyerah. Dia keukeuh dalam prinsip dengan jiwa yang visioner. Efektif dalam berbicara. Boleh beretorika namun mampu mewujudkan kata-katanya. Komitmen dan bertanggung jawab dengan kata-katanya. Seorang pemimpin diukur dari tutur katanya.


Baca Juga : Mau Kuliah Di Amerika Serikat? Yuk Baca Wawancara Kami Dengan Salah Satu Guru SMA Negeri 1 Waingapu Yang Sudah Menyelesaikan Studi S2 Di Kampus American University


Duh mesti aku ingin bilang berkali-kali. Persetan pagi ini aku tak ingin bangun lagi. Biar terus bercumbu dalam pelukan mimpi. Namun aku tak tega banyak asa dan sorot mata tertuju selalu pada diriku. Setiap kehadiranku. Menanti penjelasanku. Menanti apa hasilnya? 


Ini adalah perkara pertamaku. Disaat setiap pribadi memintaku menyerah aku tak mau. Aku menolaknya. Sebelum aku berkeringat. Sebelum aku berdarah-darah. Sebelum aku dihinakan. Namun aku akan selalu tersenyum karena niatku suci untuk mereka. Puncak dari sebuah profesionalitas adalah dedication of my life.*


*Catatan Seorang Anak Buah yang Baik.


No comments:

Post a Comment

Kami sangat menghargai pendapat Anda namun untuk kebaikan bersama mohon berkomentarlah dengan sopan!