Terima Kasih Telah Berkunjung ke Unclebonn.com Wajah Sekolah - unclebonn.com

Monday, July 5, 2021

Wajah Sekolah

https://www.unclebonn.com/2021/07/wajah-sekolah.html

Hal pertama apa yang paling dikagumi para laki-laki saat melihat sosok seorang perempuan? Saya merangkumnya menjadi 3 (tiga) hal.


Yang pertama wajah (kecantikan). Kedua sikap (perilaku). Dan ketika budi pekerti (sifat). Kalau berbicara soal memilih pasangan itu persoalan lain. Pada umumnya orang akan bilang cantik itu relatif. Tapi kalau saya bilang Dian Sastrowardoyo itu cantik, jelas. Tidak pakai hukum relatif lagi, kan?


Baca Juga : Dapatkan Berbagai Informasi Seputar PPDB SMK Negeri 1 Pandawai


Wajah selalu menjadi “soal” bagi manusia. Wajah bisa menjadi nilai jual. Jika wajahnya sudah familiar orang akan bertanya bagaimana sikapnya. Jika sudah sampai pada tataran sikap orang akan masuk pada hal yang “mendalam” yakni berkaitan dengan sifat seseorang. 


Nah bagaimana membawa analogi di atas ke dalam dunia kerja? 


Sebagai seorang pendidik saya akan membawa masuk ini ke dalam dunia pendidikan. Ketiga hal ini saya ibaratkan wajah sebagai tampilan, sikap sebagai pelayanan dan sifat saya sebut sebagai kualitas. 


Untuk memajukan dan membesarkan sebuah lembaga pendidikan tiga hal diatas perlu menjadi landasan. Dalam gaya hidup manusia abad ini yang cenderung materialistis, tampilan sebuah lembaga pendidikan (fisik) menjadi pusat perhatian. Orang akan mengukur eksistensi sebuah sekolah dari gedungnya. Kecenderungan masyarakat lebih memilih sekolah yang penampakan gedungnya bagus, aman dan juga megah.


Baca Juga : Kuliah Melalui Jalur Khusus Anak Pelaku Kelautan Dan Perikanan Itu Luar Biasa!


Tidak hanya itu, tampilan isi dalam (interiornya) atau dibawa lagi pada lingkungan yang lebih luas maka lingkungan sekolah juga masuk dalam penilaian masyarakat. Mereka anggap sekolah seperti ini akan lebih menjanjikan. Dari pada sebuah lembaga pendidikan yang meminjam gedung sekolah lain. Atau membangun sekolah konvensional. Maksud saya sekolah yang dibangun relawan yang bertujuan memberikan pendidikan pada sekelompok masyarakat tertentu.


Jika gedung sudah mantap. Hal kedua yang tatkala pentingnya adalah pelayanan. Pelayanan yang pertama dan utama harus fokus pada orang dalam. Guru-gurunya dan tenaga kependidikan lainnnya menjadi skala prioritas. Jika kesejahteraan guru ok, perangkat-perangkat kerja ok, sistem pelayanan berjalan baik maka sudah saatnya memikirkan pelayanan eksternalnya. Bagian depan sekolah (front stage) yang terkoneksi dengan kepentingan masyarakat harus ditata sedemikian rupa agar menarik dan berkesan. Dan jangan sampai lembaga pendidikan dikelola seperti menara gading. Terisolasi dari komunitas masyarakat. Jika pelayanan internal dan eksternal terbangun dengan baik maka yang namanya kualitas akan mengikuti.


Jika sudah terbangun dengan baik, saya pikir pemimpin dalam hal ini kepala sekolah bisa mengoptimalkan “kekuatan”-nya untuk menggerakkan semua elemen sekolah untuk mencapai target dan tujuan sekolah. Jika itu SMK maka lulusan harus sudah siap kerja. Karena semua kebutuhan sudah dipenuhi artinya tidak ada alasan lain sekolah itu berjalan ala kadarnya. 


Baca Juga : Menengok Peralatan Dan Fasilitas Bengkel Siswa Teknik Dan Bisnis Sepeda Motor, Jurusan Unggulan Di SMK Negeri 1 Pandawai Kabupaten Sumba Timur


Kenapa tampilan dan layanan diutamakan? Saya yakin segelintir saja orang yang mau mengajar anak didik di bawah rumah alang atau di tengah hutan. Mereka yang seperti ini saya namai relawan sejati. Mayoritas orang berkeinginan mengajar atau menjadi guru di sekolah yang bergengsi. 


Ataukah ada yang mau bekerja “tanpa digaji" bertahun tahun? 


Bergengsi itu tidak hanya dilihat dari pengajar yang pintar-pintar tapi harus dilihat secara keseluruhan termasuk isi dalamnya.


Kalau gedungnya sudah bagus lalu pelayanan bagus : gaji, dan lain-lain mantap secara otomatis guru akan terus menjadi pembelajar dan pengajar yang profesional. Akan terus meningkatkan kualitas dirinya. 


Tapi kalau guru dituntut “pengabdiannya” saja saya percaya sepintar-pintarnya guru itu tak akan memberikan kontribusi secara signifikan. Karena ia kerap bekerja dalam keluhan. Sebagai manusia tentu dia tak alpa dari berbagai kebutuhan hidup.


Baca Juga : Bingung Pilih SMK? Di SMK Negeri 1 Pandawai Saja!


Jika wajah (tampilan) menarik, pelayanan bagus dan kesejahteraan guru terjamin maka sekolah itu berkualitas cukup dengan sedikit motivasi maka sekolah itu akan mengalami apa yang dinamakan lompatan jauh kedepan. Dan dia akan menjadi besar dan bergengsi karena wajah sekolah-nya yang sempurna.


Tapi jangan lupa juga, di era serba digital seperti hari ini kepala sekolah dan orang-orang penting di dalamnya perlu melek teknologi dan mengetahui semua aspek agar bisa menggunakan sumber daya yang ada.


Zaman semakin kompetitif jadi kita perlu pemimpin yang visioner dan pekerja. Bukan yang hanya berbicara. Kalau hanya bicara semuanya bisa. Intinya terletak pada quality of leadership dan quality of management

Artikel lawas 4 Juli 2017


No comments:

Post a Comment

Kami sangat menghargai pendapat Anda namun untuk kebaikan bersama mohon berkomentarlah dengan sopan!