Terima Kasih Telah Berkunjung ke Unclebonn.com Merekalah Pemilik Bangsa Ini - unclebonn.com

Monday, October 25, 2021

Merekalah Pemilik Bangsa Ini

https://www.unclebonn.com/2021/10/merekalah-pemilik-bangsa-ini.html

Seingat saya dulu ibu pernah bilang, “Nak, yang penting kamu lulus SMP saja itu sudah cukup. Sekolah itu yang penting bisa baca dan tulis,” begitulah harapan seorang ibu yang hidupnya di kampung. Itu disampaikan sekitar periode tahun 1980-an. Ibu juga bangga kalau guru sampaikan bahwa otak saya sedang saja. Itu artinya tidak bodoh apalagi pintar. Pas-pasan maksudnya.


Duh...kalau ini dikaitkan dengan teori belajar dan perkembangan peserta didik jelas itu pandangan yang keliru. Otak pas-pasan kok dibanggain? Jadi begitulah sebuah pandangan dari seorang ibu yang tidak sempat lulus SD. 


Baca Juga : Pendidikan Sebagai, "The Way Of Life"


Padahal kecerdasan seorang anak terus berkembang. Perkembangan ini berasal dari perlakuan yang cerdas dari orang tuanya. Ya, kalau ada anak-anak yang lahir dari keluarga “biasa” tapi memiliki  kecerdasan yang luar biasa itu (given) pemberian atau anugerah Tuhan. 


Dalam pandangan saya bahwa pintar atau cerdas itu adalah proses yang terus menerus melalui latihan. Tidak ada yang bodoh yang ada hanyalah orang malas dan rajin. Rajin membaca, melatih dan lain-lain tentu akan membuat orang bisa menjadi pintar, pandai atau cerdas.


Baca Juga : Pendidikan Itu Mahal


Nah, pemandangan dalam foto yang dimuat ini (lokasi Kabupaten Sumba Timur) bukan sesuatu yang primitif atau menggambarkan keterbelakangan. Ini adalah simbol-simbol perjuangan. Maknanya bahwa kita tak boleh mengalah atau menyerah dengan keadaan. 


Kondisi yang  menjerat kita dalam keterbatasan infrastruktur, misalnya, itu bukan dinding penghalang tapi menjadikan kita pribadi-pribadi yang memiliki mimpi besar tentang masa depan sehingga mampu memanfaatkan semua sumber daya yang ada demi tujuan hidup itu sendiri. Jika ke sekolah mesti berkuda,misalnya, why not?


Baca Juga : SMK, Kreativitas, Entrepreneurship Dan Perlu Money Oriented!


Bahwa jika pendidikan itu vital so pasti. Pendidikan adalah the way of life dalam konteks percaturan dunia hari ini. Tidak ada alasan anak usia sekolah enggan untuk bersekolah atau membatasi mimpi anak-anak untuk masuk sekolah mendapatkan haknya secara wajar dan adil. 


Kita juga perlu menolak jika ke sekolah hanya untuk “bersenang-senang” tanpa tujuan,  tanpa target apalagi mimpi besar. Soal ini guru sebagai agent of change memiliki andil besar dalam misi besar ini (perubahan secara menyeluruh bagi anak bangsa). Namun tak semestinya beban ini dilimpahkan semuanya kepada guru. Tapi kepada semua pihak. Apalagi orang tua yang amat bertanggung jawab dalam tumbuh kembang anak.


Baca Juga : Kuliah Melalui Jalur Khusus Anak Pelaku Kelautan Dan Perikanan Itu Luar Biasa!


Ingat, merekalah pemilik bangsa ini pada merekalah nasib bangsa ini dititipkan. Kita harus menyiapkan generasi yang cerdas dan kompetitif sehingga mereka bisa menjadi tuan di negerinya sendiri.*


Matawai Kurang, 25 Oktober 2018


No comments:

Post a Comment

Kami sangat menghargai pendapat Anda namun untuk kebaikan bersama mohon berkomentarlah dengan sopan!