Terima Kasih Telah Berkunjung ke Unclebonn.com Bolehkah Orang Katolik Pergi ke Dukun atau ke Paranormal? - unclebonn.com

Tuesday, October 19, 2021

Bolehkah Orang Katolik Pergi ke Dukun atau ke Paranormal?

https://www.unclebonn.com/2021/10/bolehkah-orang-katolik-pergi-ke-dukun.html

Ada beberapa pertanyaan mengenai Dukun dan Paranormal. Pertama, apakah ada perbedaan antara dukun dan paranormal? Kedua, apakah diperbolehkan bila umat Katolik berobat atau minta bantuan ke dukun atau paranormal ? Bila tidak diperbolehkan, apakah ada dasar hukum Gereja yang mengatur akan hal ini? Ketiga, bila paranormal itu seorang Katolik yang taat bahkan juga hidupnya baik apakah boleh kita minta bantuan kepadanya? Keempat, apakah seorang Pastor boleh menjadi paranormal?


Baik mari kita lihat bersama. Pertama-tama perlu kita melihat dulu perbedaan antara Dukun dan Paranormal. Kalau seorang Paranormal biasanya mengobati dengan kuasa alam atau energi alam. Praktek paranormal menggunakan insting karunia Tuhan yang ada dalam dirinya untuk membaca alam atau hidup sehingga dia bisa menyampaikan kebenaran. Misalnya ada seorang yang pandai mencari sumber air dengan menggunakan alat yang cukup dengan dahan pohon bercabang tiga bahkan dengan bandul dan sungguh ditemukan. Bagi saya ini kemampuan karunia Tuhan yang diberikan kepadanya karena naluri yang melebihi dari normal dan tidak bertentangan dengan agama Katolik.


Artikel Terkait : Stigmata Dalam Pandangan Gereja Katolik


Lantas kalau Dukun?


Kalau seorang Dukun, biasanya dia mengobati menggunakan kepercayaan pada kuasa gaib. Dan biasanya juga dia memakai hari-hari tertentu, bahkan seringkali dia memakai cara-cara yang sudah melampaui akal budi. Nah, kalau sudah melampaui akal budi dan iman Katolik seperti ramalan nasib, horoskop, astrologi, pemanggilan arwah, membuka tabir masa depan, membaca tangan, dan lain-lain. Juga semua praktik magic dan sihir, yang dengannya orang ingin menaklukkan kekuatan gaib, supaya kekuatan itu melayaninya dan supaya mendapatkan suatu kekuatan adikodrati atas orang lain - biarpun hanya untuk memberi kesehatan kepada orang - itu semua sudah bertentangan dengan iman Katolik karena sangat melanggar keutamaan penyembahan kepada Allah.


Apakah kepercayaan semacam ini sudah ada sejak zaman dahulu?


Artikel Terkait : Sekiranya Kamu Perlu Memberinya Anggur Asam


Praktek semacam ini sudah ada dari dulu. Kita bisa lihat dalam Perjanjian Lama yang bisa kita pakai sebagai contoh, yaitu: kisah Musa dan Harun saat berhadapan dengan para dukun atau ahli-ahli sihir dari Mesir (lih. Kel 7-11). Yesus juga beberapa kali dipertanyakan kuasanya untuk menyembuhkan dan mengusir setan-setan, bahkan Dia sempat dituduh melakukannya dengan kuasa Beelzebul (lih. Luk. 11:14-23). Para Rasul pun melakukan sesuatu yang di luar kemampuan kodrati, dan melakukannya atas nama dan kuasa Yesus Kristus (misalnya dalam Kis. 5:12-16; 9:32-42).


Apakah ada aturan Gereja yang berbicara soal ini?


Katekismus Gereja Katolik sangat tegas melarang segalaaktivitas yang berkaitan dengan perdukunan dan ilmu gaib, karena hal-hal itu bertentangan dengan ajaran Alkitab, maka dengan sendirinya umat Katolik tidak boleh pergi ke dukun ataupun terlibat dalam aktivitas perdukunan/sihir/ ilmu gaib (KGK 2116, KGK 2117)


Artikel Terkait : Sabda Bahagia Iblis


Maka dua hal penting yang perlu menjadi prinsip dasar bagi umat Katolik dalam konteks ini yaitu:


Pertama, jika praktek paranormal itu tidak menjurus kepada kuasa gaib, dan sesungguhnya dapat dilihat berkaitan dengan ilmu pengetahuan, maka praktek tersebut masih dapat dikatakan berada dalam ‘koridor’ yang diizinkan oleh Gereja Katolik. Termasuk di sini misalnya mencari sumber air, gaya magnetis bumi, meramu obat dari tumbuh-tumbuhan dan seterusnya sebab hal ini setidak-tidaknya dapat berkaitan dengan science dan akal sehat dan dapat dibuktikan.


Kedua, jika lihat ada praktek yang menggunakan kuasa-kuasa lain di luar jangkauan akal budi, menggunakan kuasa gelap, ramalan, tahayul, penyaluran energi tenaga dalam, medium bola kristal dan seterusnya itu sudah merupakan praktek-praktek yang menyimpang dan sudah tidak sesuai dengan ajaranGereja Katolik. Praktek ini sudah menjurus kepada ilmu gaib, dan ini harus dihindari.


Artikel Terkait : Perkawinan Rahasia


Tapi juga tetap berhati-hati terhadap praktek paranormal ini, justru karena batas-batasnya yang agak kabur, tentang mana yang masih dapat diterima akal sehat dan dapat dibuktikan dengan science, mana yang tidak. Jadi alangkah baiknya jika kita lebih waspada dalam hal ini lebih baik mengusahakan penyembuhan melalui cara yang diterima oleh Gereja Katolik secara umum, yaitu dengan berdoa, terima sakramen, dan dengan pengobatan dan terapi medis.


Terus bagaimana dengan pertanyaan terakhir tadi, apakah seorang Pastor boleh menjadi paranormal?


Semua kriteria tadi berlaku juga bila seorang imam menjadi paranormal. Apakah daya keparanormalan tersebut semakin membawa orang kepada Allah atau hanya berhenti pada dirinya sendiri serta sarana-sarana yang dipakai untuk itu. Apakah imam tersebut semakin mendalam hidupnya, hidup iman serta kerendahan hatinya, serta dalam menjalankannya tidak bertentangan dengan ajaran iman Gereja Katolik. Maka, entah siapa pun yang memiliki daya-daya tersebut, diharapkan semakin menumbuhkan hidup Kristiani, penghayatan sakramen-sakramen Gereja dan hidup mengereja secara utuh, dan juga ketaatannya pada kuasa mengajar dan kepemimpinan Gereja.


Artikel Terkait : Hebatkah Kamu Dengan Melabrak Balik Orang Yang Menyakitimu?


Dengan demikian, mereka menyadari keterbatasan dirinya, dan dalam kerendahan hati serta kerapuhan dirinya tetap mengakui dirinya hanyalah pelayan karya keselamatan Kristus di dalam tubuh Gereja ini.


Penulis : MYB

Catatan : Artikel ini sudah diedit sesuai kebutuhan blog tanpa merubah esensi dari artikel ini.

 

No comments:

Post a Comment

Kami sangat menghargai pendapat Anda namun untuk kebaikan bersama mohon berkomentarlah dengan sopan!