Terima Kasih Telah Berkunjung ke Unclebonn.com Curhat Seorang Gadis yang Hanya Sebatas Pre-wedding - unclebonn.com

Friday, December 4, 2020

Curhat Seorang Gadis yang Hanya Sebatas Pre-wedding


Malam itu
kebetulan saya mampir di sebuah mini market di Kota Waingapu.  Itu mini market langganan kami. Karena itulah makanya sebagian penjaga mini market tersebut sudah familiar di mata saya. Sebaliknya saya dimana mereka. 


Rata-rata mereka remaja putri yang baru lulus sekolah. Diantara mereka merupakan penjaga toko (mini market) yang tak lain keluarga sendiri dari pemilik toko itu. 


Nah karena sudah saling kenal jika ada jedah santai saya kerap berkelakar dengan mereka. Menyapa mereka atau memberi pujian ringan kepada mereka. Memuji penampilan mereka atau memuji pelayanan mereka yang ramah dan cekatan.


Baca Juga : Sejoli Di Bukit Savana


Saya sendiri mereka sering sapa om atau bapak. Kadang sih berharap kalau bisa mending saya disapa om saja deh ketimbang bapak. Lebih ok lagi bila dipanggil abang atau kakak. 😀😀


Malam itu si penjaga toko yang sudah lama "menghilang" kembali ada di sana. Namun perubahannya sudah cukup membuat saya heran. Ia kelihatan lebih "subur dan makmur."


"Hei, nona. Tumben baru kelihatan lagi?"


"Iya, om." Ia menjawab sapaan saya dengan senyum dan antusias. 


Memang sih si anak keluarga dari pemilik toko ini sangat komunikatif dengan saya. Bukan ge er sih ada harga discount khusus buat saya. Katanya sih saya pelanggan yang paling baik, hehe.


Baca Juga : My Little Darling


"Duh, setelah sekian lama tidak bertemu kok banyak berubah ya?"  Komentar saya lagi setelah melihat penampilan nona itu lebih makmur (gemuk).


"Aduh om apa yang banyak berubah?" 


"Bukan hanya berubah tapi so motherly. Sudah nikah ya?" Sambung saya lagi. Maksud saya pertanyaan-pertanyaan saya itu sekali dijawab.


"Aduh om. Saya hanya jaga jodoh orang saja." Sanggahnya. 


Ia lalu membuka ponselnya, terus membuka gallery foto dan menunjukkan kepada saya. Secara khusus ia menunjukan foto kebersamaan dengan kekasihnya. Sempat foto pre-wedding. Ia juga menujukkan video kebersamaan dengan kekasihnya di pantai.


Puncak dari kekecewaan itu dia menunjukkan foto nikah calon suaminya dengan wanita lain. Sungguh sebuah perjalanan cinta yang "traumatik."


"Aduh. Lagi curhat nih?" Canda saya saat lihat begitu semangat dia menunjukkan foto-foto diakhir kisah cinta mereka.


"Iya. Om kan pelanggan yang paling baik! Saya tak segan menunjukkan ini (foto dan video,)" jelasnya.


Sebenarnya sih saya mau bercanda lagi ke dia. Mungkin karena saya botak jadi dianya mau curhat ke saya. Karena buru-buru akhirnya saya meninggalkan mini market itu.


Baca Juga : Kisah Cinta Perawan Bertato


Dengan demikian kita dapat membuat kesimpulan dari kisah di atas  sebagai berikut : 


Pertama, semakin membuktikan kepada kita tentang apa yang dikutib orang dari papatah lama bahwa selama janur kuning belum melengkung dia belum pasti jadi jodohmu. Si nona tadi memberi tahu kepada kita dia hanya jaga jodoh orang. Kamu hanya jaga jodoh orang. Benar banget.


Kedua, kecewa karena cinta jangan dipendam. Sebaiknya dibagi beban itu dengan orang lain. Cari orang yang tepat untuk curhat. Dan Admin Unclebonn.com itu orang yang tepat. Semoga si nona itu saya doakan jangan mengalami trauma dan kembali dan segera mendapat jodoh. Karena masih banyak pria lain yang lebih baik, ganteng bahkan lebih perkasa dari dirinya yang tidak bertanggung jawab itu.


Ketiga, jika kamu dikhianati jangan pernah berharap lagi. Untung saja dianya mengkhianati kamu di tahap prewed saja. Bayangkan seandainya kamu-nya sudah menikah,  punya anak, punya harta dianya selingkuh dengan wanita lain lebih parah kan?


Intinya obat sakit hati karena cinta hanya disembuhkan dengan cinta. Karena cinta akan mencari cinta dan menemukannya. Cinta tak pernah mencari dusta dan benci.*






No comments:

Post a Comment

Kami sangat menghargai pendapat Anda namun untuk kebaikan bersama mohon berkomentarlah dengan sopan!