Yayasan Astra (Yayasan Pendidikan Astra-Michael D Ruslim) melalui Astra Tech melakukan Pendampingan Penguatan Kurikulum Berbasis Industri dan Implementasi Teaching Factory kepada guru-guru SMK Negeri 1 Pandawai.
Kegiatan pendampingan Tefa (Teaching Factory) ini dilaksanakan dari tanggal 26 - 28 Februari 2026 bertempat di aula SMK Negeri 1 Pandawai. Kegiatan ini dilaksanakan dari pukul 10.30 - 15.30 Wita. Adapun yang hadir selain guru-guru, antara lain Tim Astra Tech sebagai fasilitator dan Kepala Sekolah SMK Negeri 1 Pandak, Dra. Meiyun Wihadiyati, M.Pd sebagai narasumber.
Baca Juga : Apa itu Forum Komunikasi Sekolah Binaan Yayasan Astra dan Apa Saja Apresiasinya?
Hari pertama, kegiatan yang dilaksanakan dalam bentuk Forum Group Discussion (FGD). Kegiatan ini melibatkan Dudi (Dunia Usaha dan Dunia Industri) yang selama ini menjadi mitra SMK Negeri 1 Pandawai. Tujuan menghadirkan DUDI, Astra Tech ingin menggali bentuk kerja sama yang selama dibangun oleh pihak sekolah dengan mitranya.
Selain menggali bentuk kerja sama yang selama ini disepakati, diskusi kelompok yang dibagi sesuai konsentrasi keahlian bertujuan menggali potensi apa saja yang dimiliki sekolah dan potensi tersebut akan dimasukkan kedalam program Yayasan Astra sebagai dasar untuk pengembangan tahun berikutnya.
Baca Juga : Apakah Yayasan Astra Bagi-bagi Duit kepada Guru dan Kepala Sekolah di Sekolah Binaan Mereka?
Beberapa perwakilan DUDI yang hadir diantaranya NSS untuk konsentrasi keahlian Teknik Sepeda Motor (TSM), PT Mitra Sinar Jaya (Agribisnis Ternak Unggas), dan perwakilan pelaku perikanan dari Kampung Bugis yang selama ini menjadi tempat PKL (Praktik Kerja Lapangan) konsentrasi keahlian Nautika Kapal Penangkap Ikan (NKPI).
Kegiatan hari kedua, peserta pendampingan mendapatkan sharing praktik baik dari seorang kepala sekolah berprestasi yakni Ibu Meiyun Wihadiyati, kepala SMK Negeri 1 Pandak, Jogyakarta.
Topik pendampingannya adalah bagaimana mewujudkan sekolah unggul, berkualitas dan berprestasi untuk sekolah-sekolah binaan Yayasan Pendidikan Astra Michael D Ruslim.
Materi yang disajikan tentang model Perencanaan Berbasis Data yang berpusat dari Rapor Pendidikan. Bagaimana sekolah menyusun Rencana Kerja Sekolah (RKS) yang didalamnya ada Rencana Kerja Jangka Menengah dan Rencana Kerja Tahunan.
Narasumber juga menyinggung soal pentingnya komunitas belajar dalam upaya meningkatkan kapasitas guru dalam merancang, melaksanakan, dan mengevaluasi pembelajaran. Sekolah juga harus rajin dalam melakukan promosi sekolah dengan memanfaatkan berbagai platform media sosial.
Pada sesi terakhir kegiatan hari kedua, masing-masing tim diminta untuk melakukan analisis SWOT. Tugas ini akan dipresentasikan oleh kepala program studi atau konsentrasi keahlian.
Kegiatan hari ketiga, presentasi dilakukan oleh kepala program studi. Tampil berturut-turut konsentrasi ATU (Agribisnis Ternak Unggas), Teknik Sepeda Motor, dan Nautika Kapal Penangkap Ikan. Kegiatan ini lebih banyak diskusi dan penyamaan persepsi tentang implementasi teaching factory terutama penerapan sistem blok.
Baca Juga : Integritas sebagai Fondasi dalam Membangun Ekosistem Kepemimpinan Pembelajaran di SMK Negeri 1 Pandawai
Kegiatan pada hari ketiga ditambah dengan berbagi praktik baik terkait penyusunan rencana kerja sekolah (RKS). Dalam kegiatan ini, narasumber menunjukkan contoh format RKS yang dijadikan panduan dalam menyusun program kerja sekolah. Sekolah juga perlu membentuk Tim Pengembang dan Penjamin Mutu Sekolah dan hal-hal lain yang bertujuan bagaimana mewujudkan SMK Unggul, Berkarakter, Berkualitas dan Berprestasi.
Kegiatan ini ditutup sekitar pukul 15.00 Wita. Kegiatan ini dipercepat karena guru-guru akan melaksanakan gladi kotor terkait kunjungan pejabat utama Yayasan Astra dan AHM Motor ke SMK Negeri 1 Pandawai pada hari Senin, 2 Maret 2026.*
Baca Juga : Implementator Terbaik Karakter Versi Yayasan Astra



No comments:
Post a Comment
Kami sangat menghargai pendapat Anda namun untuk kebaikan bersama mohon berkomentarlah dengan sopan!