Kekuatan mimpi atau the power of dream itu nyata. Banyak pemimpin besar dunia lahir dan dikenang karena mimpi-mimpi mereka di masa muda. Dan mereka berhasil mewujudkannya setelah memiliki kekuasaan politik.
Bukti nyata saat ini dari mimpi seorang Bupati Kupang, Yosef Lede. Beliau punya mimpi seperti ini.
Saat menjadi ketua DPRD Kabupaten Kupang beliau sudah bermimpi bagaimana kalau seluruh Kabupaten Kupang baik camat maupun lurahnya dari alumni IPDN. Saat itu tidak terwujud karena beliau belum mendapatkan kekuasaan yang otonom.
Baca Juga : Etika Dalam Kepemimpinan
Dan ketika menjabat sebagai Bupati Kupang periode 2025-2030, beliau berhasil mewujudkan mimpinya itu. Tanggal 30 Desember 2025 menjadi sejarah baru Kabupaten Kupang dan bahkan Indonesia, beliau melantik 24 camat dan 17 lurah dengan latar belakang lulusan IPDN. Bupati Kupang, Yosef Lede secara bijak mengatakan bahwa sekarang bukan mimpinya lagi melainkan mimpi bersama dengan Wakilnya, Aurum Titu Eki.
Beliau juga menjelaskan bahwa tidak ada motif politik, tidak ada pemikiran yang primordial (SARA) semua demi wujudkan Kabupaten Kupang Emas.
Baca Juga : New Hope (Harapan Baru untuk Sumba Timur)
Sekarang NTT juga bisa menjadi kiblat transformasi birokrasi dan menerapkan sistem merit dalam melaksanakan roda pemerintahan untuk melayani dan mensejahterakan rakyatnya.
Teman-teman kenapa saya aktif menulis tentang transformasi kepemimpinan Bupati Kupang?
Ini positif dan Indonesia harus tahu tentang ini. Tugas kita adalah berbagi hal positif agar mungkin bisa dijala oleh pemimpin daerah lain atau bagi pemimpin-pemimpin muda yang akan datang.
Baca Juga : Bertemu Lagi dengan Bapak Bupati Sumba Timur di Lombok
Pada akhirnya kita bisa mengambil kesimpulan bahwa kekuasaan tidak sekedar sharing power politik tapi bagaimana menempatkan orang sesuai kompetensinya (the right man on the right place.)
Salam Damai



No comments:
Post a Comment
Kami sangat menghargai pendapat Anda namun untuk kebaikan bersama mohon berkomentarlah dengan sopan!