Terima Kasih Telah Berkunjung ke Unclebonn.com New Hope (Harapan Baru untuk Sumba Timur) - unclebonn.com

Wednesday, February 3, 2021

New Hope (Harapan Baru untuk Sumba Timur)

https://www.unclebonn.com/2021/02/new-hope-harapan-baru-untuk-sumba-timur.html

Melihat foto ini tiba-tiba saja tebersit niat untuk menulis sesuatu tentang sebuah arah dan harapan baru akan sebuah kepemimpinan. Foto tersebut diposkan oleh Grup  Facebook Garda Sehati Sumba Timur. Dan si admin memberi keterangan bahwa foto-foto itu merupakan kegiatan bupati terpilih Drs Khristofel A Praing, M.Si pada Pilkada Sumba Timur tahun 2020 saat berkunjung ke rumah-rumah fakir miskin di trans Papu jalan menuju Maubokul.


Pertanyaan apakah ini gimmick? Dalam dunia politik untuk mendiskreditkan lawan politik-nya itu dibilang pencitraan. Jika diterawang dengan saksama ternyata itu merupakan ekspresi yang tulus. Masa pencitraan sudah berlalu. Kalau itu mau dibilang pencitraan. Ini merupakan sebuah gaya kepemimpinan. Style of leadership. 


Baca Juga : Yon Hani: Saatnya Bergandengan Tangan Bekerja Mewujudkan Harapan Masyarakat Sumba Timur, Tim KOBUL: Persatuan Indonesia


Di era awal kemunculan Joko Widodo gaya kepemimpinan ini disebut dengan gaya blusukan. Dalam catatan Admin ada beberapa pemimpin daerah yang sangat populer menerapkan gaya kepemimpinan yang gemar turun ke lapangan (blusukan) antara lain: Presiden Joko Widodo sendiri, mantan Walikota Surabaya, Tri Rismaharini, Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, dan mantan Bupati Purwakarta, Kang Dedi Mulyadi - Anggota DPR RI saat ini.


Siapakah Pemimpin itu?


Dalam Bahasa Inggris pemimpin disebut leader. Akar katanya to lead. Dalam kata itu mengandung arti yang saling berhubungan erat. Seorang pemimpin itu seseorang yang bergerak lebih awal, berjalan didepan, mengambil langkah pertama, berbuat paling duluan, memelopori,  mengarahkan pikiran-pendapat-tindakan orang lain, membimbing,  menuntun, menggerakan orang lain melalui pengaruhnya. 


Makanya tidak mengherankan jika seorang pemimpin disebut dengan berbagai nama : penghulu, pemuka, pelopor, pengarah,  pembimbing,  penuntun, penggerak dan berbagai sebutan lain yang sepadan. 


Apa yang terlihat dan terlintas oleh kita bahwa setidaknya sosok bupati terpilih Sumba Timur ini menunjukkan keberpihakan kepada orang miskin atau orang kecil. Turun langsung ke lapangan bisa menjadi modal atau referensi mereka setelah mereka dilantik (Februari 2021 ini) dan selanjutnya akan mengemban tongkat estafet kepemimpinan - yang baru. 


Modal kepemimpinan dengan gaya blusukan memberi andil besar bagi sang pemimpin itu sendiri. Karena setiap kebijakan yang akan dieksekusi berdasarkan kondisi riil di lapangan. Bukan semata berdasarkan laporan bawahan. Pemimpin yang terjun langsung ke lapangan mencirikan bahwa dia seorang pemimpin yang dialogis dan komunikatif. Karena dia kerap berdialog dan berkomunikasi dengan warganya, rakyatnya atau orang yang dipimpinnya. Dia tidak mungkin menutup mata, telinganya, dan mulutnya. Dia benar-benar memiliki empati, merasakan beban hidup bahkan bau keringat rakyatnya. Pemimpin yang down to earth



New Hope 


Presiden pertama Indonesia Ir. Soekarno mengungkapkan bahwa “Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghormati jasa para pahlawannya”.  Termasuk kita orang Sumba Timur yang bijak akan selalu menghormati setiap pemimpin-pemimpin (bupati) sebelumnya. Termasuk kepemimpinan Bupati Gidion Mbilijora yang telah memimpin Sumba Timur selama 15 tahun terakhir. Setiap pemimpin tentu memiliki gaya kepemimpinan sendiri. Jika ada yang kurang itu sesuatu yang manusiawi. Yang baik dan berprestasi tentu akan dilanjutkan dan ditingkatkan. 


Baca Juga : Press Release Calon Bupati Dan Wakil Bupati Sumba Timur Terpilih Pada Pilkada Sumba Timur 2020


Masyarakat Sumba Timur saat ini tentu menaruh asa besar pada kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati terpilih Drs Khristofel A Praing, M.Si dan David Melo Wadu,ST - sebagai new hope (harapan baru). Perpaduan kepemimpinan yang ideal. Perpaduan seorang birokrat tulen dan seorang insinyur. Seorang yang berkarakter tegas dan empati. Mereka yang siap merangkul semua kelompok yang ada di Sumba Timur. 


Di bulan Oktober 2019, iseng Admin bertanya ke salah satu tokoh masyarakat di Kampung Bugis. 


"Pak, sekarang sudah mulai masuk tahun Pilkada. Kira-kira bapak nanti dukung siapa?"


"Pak Kris yang kami dukung, pak!" Jawabnya.


"Apa alasannya?" Tanya saya lagi.


"Begini pak, beliau punya rencana kalau beliau nanti jadi bupati katanya mau jadikan pelabuhan rakyat Waingapu sebagai arena lomba perahu setiap bulan Agustus. Dan ini sesuai kondisi masyarakat yang ada di Kampung Bugis." Jelasnya. 


Sosok Bupati Sumba Timur terpilih memiliki sikap yang moderat. Dekat dengan semua pemimpin umat dan semua kelompok agama. Beliau akan selalu hadir disetiap acara jika diundang. Itu sudah dilakukan sejak lama. Semenjak mengawali karirnya sebagai lurah. Ia adalah pemimpin untuk semua orang. Itu yang berkembang selama masa kampanye Pilkada 2020 lalu. Ini cerita yang beredar di masyarakat akar rumput. 


Baca Juga : Hasil Pleno KPU Sumba Timur Paket Sehati Unggul 57,2 Persen Atas Paket Kobul


Kita semua berharap kepemimpinan Bapak Kris Praing dan Bapak David Wadu membawa perubahan dan lompatan besar untuk Sumba Timur. Sumba Timur yang kelak akan menjadi destinasi wisatawan. Sumba Timur yang akan menjadi tempat para investor. Dan harapan baru (new hope) itu ada terdengar dari jargon kampanye mereka dengan tagline restorasi, berdikari, dan sejahtera. 


Kesimpulan 


Seperti apa yang ditulis oleh Romo Mangun SJ bahws pemimpin pada intinya adalah tugas pengabdian.  Dia ada bukan demi dirinya sendiri melainkan demi orang lain. Dia dipanggil bukan untuk memuaskan hobby pribadi melainkan demi tercapainya tujuan dan cita-cita bersama. 


Pemimpin adalah orang yang tahu apa yang akan mau dicapai, mengerti jalan menuju kesana (masyarakat adil dan makmur). Dapat menunjukkan tujuan dan jalan yang harus ditempuh itu kepada orang lain dan bersedia menempuh jalan itu bersama mereka yang dipimpinnya.*


No comments:

Post a Comment

Kami sangat menghargai pendapat Anda namun untuk kebaikan bersama mohon berkomentarlah dengan sopan!