Terima Kasih Telah Berkunjung ke Unclebonn.com Yang Trendy Dikalangan Remaja NTT Di Era 1990-an - unclebonn.com

Monday, November 16, 2020

Yang Trendy Dikalangan Remaja NTT Di Era 1990-an

Salam NTT satu Basodara semua,

Apa kabar saudara yang budiman, hebat , murah hati dan tidak sombong? Mudah-mudahan kita semua diberikan hari yang baik dan penuh suka cita pada hari ini. Pada kesempatan ini admin mau mencoba membawa kembali ingatan Anda, cie, ke “masa lalu.”  Maksudnya ke era 1990-an yang dicap sebagai sebuah kenangan yang - “ever green” dengan segala golden memories-nya. 


Katanya sih, remaja yang menikmati era 1990-an merupakan generasi peralihan menuju generasi millennium yang diperkenalankan dengan beragam terknologi. Remaja yang pernah merasakan hebatnya tivi hitam putih, bergengsinya kalau punya sepeda bmx dan berwibawanya guru-guru saat itu ketika mengayuh sepeda onthel. Pokoknya generasi “Dorus dan Bunga” apalagi Generasi Tik-Tok sonde pernah tahu memorable-nya perihal itu semua.     


Selain pengalaman-pengalaman di atas tadi sebenarnya di kalangan remaja era 1990-an itu juga mengikuti trend atau arus zaman pada saat itu. Mulai dari model celana, model baju, model rambut, model sandal dan sepatu bahkan jenis minyak wangi dan minyak rambut juga dikutin. 


Baca Juga : Memorable Moments Bagi Kamu yang Menikmati Remaja Di Tahun 90-an


Lantas  yang paling nampak secara kasat mata dan memang kerap digandrungi remaja saat itu apa? Berikut ini hasil rangkuman Admin Unclebonn.com terkait trend remaja era 1990-an sebagai berikut :  

  

Yang Trendy Dikalangan Remaja NTT Di Era  1990-an


Celana Komprang dan Celana  Kaki Botol 


https://www.unclebonn.com/2020/11/yang-trendy-dikalangan-remaja-ntt-di.html

Barangkali saat itu beberapa daerah di NTT sedang mengandrungi  music Rock and Roll sehingga model busana sosok Elvis Aaron Presley menjadi panutan. Makanya remaja putra maupun putri ikutan mengambil model celana seperti itu. Celana komprang ini kerap juga disebut celana terompet. Mungkin karena sengaja di jahit ketat pada bagian paha namun melebar sampai mata kaki sehingga bentuknya mirip terompet.  Model komprang (entah Bahasa resminya apa?) berlaku untuk semua merek jenis kain termasuk jeans atau Levi. 


Dengan mengenakan celana yang bentuk bak terompet apa lagi panjangnya menyeret (menyapu) tanah bisa jadi si pemakainya merasakan sensasi tersendiri.  Atau mungkin menaikan adrenalin si empunya. Bisa saja! Baik remaja putra maupun putri saat itu kelihatan makin percaya diri dengan berbusana ala Elvis Presley di kalangan mereka. 


Ada aktivitas kreatif bagi remaja saat itu terutama yang tidak memiliki celana panjang yang memang bukan bawaan komprang. Sehingga celana yang biasa itu dimodifikasi menjadi komprang. Caranya dengan menambah kain yang sudah dipotong berbentuk segitiga sama kaki. Pada bagian tulang jahitan pada sisi dalam maupun sisi luar lalu dibuka dan “ditempel” kain yang sudah dipersiapkan sebelumnya. Nah, supaya lebih kelihatan ada gaya baru maka kain tambahan itu warnanya mesti kontras dengan warna kain celana utama. 


Beberapa bulan berselang ada perubahan lagi model atau bentuk celana. Dari kaki celana yang sebelumnya panjang atau berbentuk terompet diubah jadi kaki botol. Maksudnya bagian bawa celana dijahit ketat atau sengaja diketatkkan atau dilipat pake tangan. Ala celana Aladin. Karena kaki celana itu dibuat ketat maka untuk memakainya harus menggunakan “alat bantu” plastik. Duh, kreatifnya! Saking ketatnya si pemakai kadang sampai mengerang di kamar. Eh pikirnya si doi lagi ngapain. Tahu-tahu hanya memaksa kakinya biar lolos dari jeratan kain celana yang sempit itu.  Ayo ngaku, siapa yang sampai memodifikasi celana seperti itu? 


Walaupun kelihatan jadul pada hari ini tapi itu memorable bangetz. 


Sandal Jepit Swallow

 

Duh, kalau benda yang satu ini sekarang mungkin cukup dipakai di rumah atau ke kamar mandi saja. Beda sekali sama zaman dulu. Perawatan sendal saat itu bahkan lebih dari barang antik yang harganya jutaan bahkan puluhan juta. Kok bisa? 


https://www.unclebonn.com/2020/11/yang-trendy-dikalangan-remaja-ntt-di.html

Ini bukan soal harga. Ini soal value-nya alias nilai dan momentum. Yang hari ini bagi generasi 1990-an dianggap memiliki nilai historis. Apalagi yang janjian mantannya pake sandal jepit. Itu benar-benar bersejarah banget. Mungkin yang mantannya bukan teman hidupnya hari ini admin yakin setelah baca artikel ini diam-diam dia langsung wa mantannya! Awas loh ketahuan. 


Baca Juga : Golden Memories Generasi 1980-an, Biar Jadoel Asal Bahagia dan Melegenda


Walapun saat itu harga sandal jepit berkisar sekitar 5 ribuan soal perawatan melebih perawatan mobil. Sandal jepit itu disikat sampai bersih seperti baru dibeli. Setelah itu diberi pewangi dan diamankan di lemari pada rak khusus. Maksudnya biar tidak dipakai oleh orang lain. Kata teman sih, minyak rambut dan parfum boleh dibagi soal sandal maaf saja. Ogah untuk dikasi pinjam.  Jadi, guys generasi tik-tok mana tahu ini? 


Fenomena Pacaran sama Om Sopir dan Konjak


Biar pembaca yang diluar NTT pada tahu konjak itu seperti kondektur bus transportasi umum. Nah, konjak adalah istilah yang umum dipakai di NTT. 


Di era 1990-an ada kencenderungan ada remaja putri SMA sebagiannya suka pacarana sama sopir atau konjak  angkutan kota. Soal pacaran sama siapa itu urusan pribadi. Admin tahu bahwa “love is blind.” Silahkan cari artinya. Tapi ini bukan soal niat ini soal modus. 


https://www.unclebonn.com/2020/11/yang-trendy-dikalangan-remaja-ntt-di.html

Kalau di NTT itu menjadi sopir atau konjak bukan pekerjaan second class saat itu. Melainkan pekerjaan yang punya penghasilan layak. Yang namanya sopir atau konjak hari-harinya megang duit. Walaupun tidak semuanya uang pribadi. Tapi adalah kegiatan “nilep” hakuddu-hakkudu. 


Sederhana saja yang namanya remaja putri kalua punya pacar pak sopir atau pak konjak so pasti ke sekolah maupun pulang sekolah gratis. Uang jatah bisalah dipakai untuk jajan. Atau kalau tidak ada jam KBM bisa ngacir untuk keliling kota bareng om sopir atau om konjak.  Yang penting asyik dan gratis coy. 


Kadang cinta monyet sama om sopir dan om konjak berujung di pelaminan. Ya, sudah. Yang penting sama-sama suka. 


Nah, basodara semua demikian sajian ringan dari admin untuk pembaca semua. Nantikan cerita-cerita menarik terkait memori era 1990-an. Sebagai admin yang juga mengalami indahnya era 1990-an sudah menyediakan label khusus untuk membahas berbagai kisah yang memorable untuk dikenang kembali, 


Jika ada pembaca punya saran, masukan atau kisah menarik lainnya silahkan berbagi dikolom komentar!*


No comments:

Post a Comment

Kami sangat menghargai pendapat Anda namun untuk kebaikan bersama mohon berkomentarlah dengan sopan!