Ide Segar di Tengah Paceklik Job
Cerita
bermula saat jadwal manggung sedang sepi. Rustam Rastamanis mengisahkan
bagaimana mereka memutar otak untuk tetap menghasilkan uang. Akhirnya,
tercetuslah ide membentuk band kafe bergaya Filipina dengan konsep jam
session.
Nama Lemon
Ice dipilih bukan tanpa alasan. Harapannya, musik mereka bisa menjadi
penawar dahaga bagi kaum hedonis Jakarta—segar, manis, sekaligus kecut, persis
segelas es lemon di tengah teriknya kota.
Proyek
ini pun menarik minat penghuni studio lainnya. Maka terbentuklah formasi awal
yang kini kita kenal sebagai tokoh-tokoh ikonik:
- Vokal: Well Willy
- Gitar: Pay & (Alm) Imanez
- Drum: Bimbim
- Keyboard: Indra Qadarsih
- Bass: (Alm) Franky Tole
Misi "Menjemput" Sang Primadona SMA 26
Lemon Ice
awalnya ditawari main rutin di sebuah diskotik daerah Benhil bernama Beat
Club, milik seorang pria asal Inggris. Namun, untuk memperkuat konsep band
kafe, mereka butuh vokalis wanita tetap untuk mendampingi Welly.
Nama Ovie
Ariesta (yang kini kita kenal sebagai Oppie Andaresta) pun muncul.
Saat itu, Oppie masih berstatus siswi di SMA 26 Tebet. Tanpa basa-basi,
"gerombolan" pria gondrong ini meluncur ke sekolah Oppie menggunakan
Jeep CJ-6 hitam dove milik Bimbim yang sangar.
"Kami
menghadap guru BP untuk meminta izin... seolah-olah latihan hari itu adalah hal
yang sangat penting bagi kelangsungan karier hidup orang banyak." — Rustam Rastamanis.
Lucunya,
saat itu mereka sendiri belum pernah bertemu langsung dengan Oppie. Ada
perasaan deg-degan saat menunggu di ruang BP. Namun, suasana langsung cair
begitu Oppie muncul dengan gaya yang akrab, seolah sudah kenal lama. Begitu
izin dikantongi, mereka langsung tancap gas meninggalkan sekolah menuju tempat
latihan.
Denyut Malam di Beat Club
Tempat
pembuktian mereka adalah Beat Club. Berlokasi di kawasan Bendungan
Hilir, diskotik ini menjadi titik temu para pekerja kantoran yang enggan pulang
menembus macetnya Jakarta. Di saat lampu-lampu gedung perkantoran mulai padam,
di situlah Lemon Ice dengan dua vokalisnya, Welly dan Oppie, mulai memanaskan
suasana.
Baca Juga : Sang Maestro dari Surabaya: Jejak Sunda-Eropa di Balik Identitas Jawa Ahmad Dhani
Kisah
Lemon Ice adalah bagian penting dari sejarah komunitas Potlot. Ini adalah bukti
bahwa kreativitas seringkali lahir dari kondisi terdesak, dan persahabatanlah
yang membuatnya tetap hidup.
Personil
Lemon Ice (Bagian 1):
- Berdiri: Oppie Andaresta, Pay, Alm.
Imanez, Well Willy.
- Jongkok: Bimbim, Indra Qadarsih,
Alm. Franky Tole.
Nantikan
kelanjutannya di bagian kedua!



No comments:
Post a Comment
Kami sangat menghargai pendapat Anda namun untuk kebaikan bersama mohon berkomentarlah dengan sopan!